Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Kenapa Harus Ikut Asuransi

Thursday, June 13, 2013

Kenapa harus ikut asuransi? mungkin itu pertanyaan bodoh bagi orang yang tidak berminat mengikuti asuransi. Asuransi pada dasarnya adalah baik, karena ia semacam jaminan yang akan membuat kita tentram kalau terjadi sesuatu hal, misalnya kecelakaan atau kematian.

Apa si untungnya asuransi? 

Ayo kita berandai andai, kalau suatu saat terjadi kecelakaan atau musibah, dan tau tau kita di suruh membayar sekian puluh juta? apa yang anda rasakan? bingung kan? Asuransi itulah yang menjawab kebingugan saudara. Dengan asuransi, maka pada saat kita kena musibah si asuransi itulah yang nantinya mencover. Ia yang akan membayar jumlah yang menurut kita banyak itu.

Kenapa Harus Ikut Asuransi
Namun semua biaya yang di tanggung asuransi itu tidak gratis, jumlah yang kita bayarkan itu pada dasarnya uang kita sendiri yang kita kumpulkan oleh pihak asuransi, dan si asuransilah yang mengelola semua itu. Saya pikir itulah istilah wajar, hampir semua orang tau hal seperti itu yang merupakan konsep dari asuransi.

Pada dasarnya asuransi itu baik, karena ia membantu meringankan kita. Namun yang perlu di perhatikan, kita harus mencari tau track record perusahaan asuransi tersebut. Mudah tidak membayar klaimnya, berbelit tidak urusannya, dan lain sebagainya. Kadang kita sudah percaya terhadap asuransi tersebut, eh ternyata pada saat kita mengalami musibah, kita bukannya di tolong tapi malah merasa rugi karena si asuransi tidak membayar klaim tersebut.

Apa ruginya tidak mengikuti asuransi 

Ruginya, ya mungkin berlawanan dengan yang saya utarakan di atas. Kita akan mengeluarkan banyak uang untuk biaya musibah atau sesuatu yang menimpa kita. Itu pandangan beberapa orang. Semua orang mempersiapkan asuransi dengan tujuan kalau kalau terjadi musibah, keluarganya bisa tertolong. Keluarganya tidak lagi terlalu menderita. Misalnya kematian, dia siap siap untuk mempersiapkan sejumlah uang untuk keluarganya.

Kenapa Harus Ikut Asuransi
Seperti itupula lah yang ada dipikiran saya, dan akhirnya saya setuju waktu itu untuk daftar asuransi (di bank mandiri) ketika di prospek asuransi axa mandiri. Namun pernah tidak kita memikirkan hal sederhana, kita mempersiapkan uang dengan joint asuransi, tapi kebanyakan kita tidak mempersiapkan amal untuk di akhirat nanti. Kita memprsiapakn materi, namun kita melupakan ibadah dan kebaikan yang nantinya justru akan jadi modal kita ketika mati.

Kalau orang tua saya bilang, yang namanya rizki dan hidup, itu semua udah ada takdirnya, udah ada yang ngatur. Gimana nanti aja. Kalau kita menanam baik, suatu saat nanti kita pun akan mendapat kebaikan di masa masa tua atau bahkan ketika kita mati. 

Jadi, ia lebih menanamkan sisi agama dari pada keduniaan. Bener juga saya pikir, kita telah banyak terlena dengan jaminan dari asuransi, yang kadang malah menjadi bumerang bagi kita sendiri. Sementara kita lupa akan amal yang sebaiknya kita persiapkan, justru kita terlena dengan dunia.

Orang tua saya, yang hanya penjahit biasa, dia bisa menyekolahkan anaknya, tiga tiganya ke universitas negeri. Padahal orang tua saya hanya lulusan setingkat SMA, ia ga pernah ikut yang namanya asuransi atau apapun itu, yang dia percaya bahwa setiap anak punya rejekinya sendiri, dan entah dari mana, akhirnya orang tua saya berhasil menyekolahkan anak anaknya sampe lulus.

Dan banyak cerita lainnya yang mengisaratkan keberhasilan orang tua, dia cuma modal nekat. Mereka tau, bahwa Alloh lah yang menjamin, bukan meminta jaminan dari asuransi. Mereka percaya, bahwa selama mau berusaha, rizki pasti ada dan tuhan akan selalu memberikan rizki kepada yang mau berusaha. Ya, tulah kenapa kita perlu mempertanyakan kembali, kenapa kita harus ikut asuransi.

Hal Paling Romantis dalam Islam

Monday, June 10, 2013

Hal paling romantis dalam islam? ehm.. emangnya apa hubungannya dengan agama? kan ini malalah cinta?. Tapi jujur, agama tidak melulu masalah ibadah dan larangan, agama juga mencangkup masalah kehidupan paling fitrah dari manusia, yaitu cinta. Memang tidak banyak yang membahasnya, oleh karenanya saya ingin berbagi apa yang saya tau tanpa bermaksud mengajarkan.

Berbicara tentang romantis, mungkin setiap orang berbeda. Terutama untuk cewe, saya sendiri tidak tau apa yang romantis bagi cewe dan apa yang di rasakannya. Namun kadang kita termakan oleh sebuah dokterin sederhana, dimana yang namanya romantisme adalah kalimat gombal, rayuan gombal sehari hari yang mungkin bisa di ungkapkan. Tidak sepenuhnya salah, tapi mari kita lihat kehidupan jujungan kita muhammad saw. sebagai pembawa ajaran islam.

1. Pangilan kepada istri tercinta 

Coba lihat ketika nabi memanggil istrinya, ia tidak memanggil namanya, ia memanggil dengan julukan yang justru memuliakan istrinya. Ya Khumaira,

Yang artiya kemerah merahan, beliau memangil aisyah dengan sebutan seperti itu. Romantis saya pikir, kenapa? karena saya merasakan sendiri kalimat itu, seperti menyenangkan sang istri termasuk pula yang yang memanggilnya. Kalau kita biasanya dengan kata kata 'sayang, ayang atau lain sebagainya'.

Hal Paling Romantis dalam Islam
Tapi apa yang membuat beda? kalau panggilan ayang dan sebagainya, lebih umum dan ganyak yang mengunakan, jadi tidak spesial. Coba bandingkan dengan ya Khumaira, sebuah julukan spesial yang hanya di tunjukan untuk orang tertentu, tapi terrasa lebih idah dan nyaman. Entah yang di rasakan wanita, tapi saya sebagai laki laki saya senang dengan senandung seperti itu, terkesan menyenangkan hati pasangan, seolah seperti kalimat romantis

2. Tidak pernah memanjakan makan 

Dalam suatu kisah, beliau Pernah baginda pulang pada waktu pagi. Tentulah baginda saat itu amat sangat lampar. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina 'Aisyah belum ke pasar.

Maka Nabi bertanya, "Belum ada sarapan ya Khumaira?"
Aisyah menjawab dengan agak serba salah, "Belum ada apa-apa wahai Rasulullah." Rasulullah lantas berkata, ”Kalau begitu aku puasa saja hari ini." tanpa sedikit tergambar rasa kesal di wajahnya.

Beliau tidak pernah menuntut sesuatu dari istrinya, bahkan ketika kondisi beliau sedang lapar, beliau tetap tersenyum dan mengatakan kalau hari ini beliau puasa. Memang tugas sang istri memasak, tapi bukan berarti kita harus memaksanya memasak dan kemudian mentuntuk hak kita? lihat apa yang dilakukan beliau, beliau tidak memaksa dan tetap saja tersenyum.
Beliau menambahkan : "sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah lembut terhadap isterinya." 

3. membantu sang istri 


Kalau ada pakaian yang koyak, Rasulullah menambalnya sendiri tanpa perlu menyuruh isterinya. Mungkin tidak terlihat romantis di mata pria, tapi menurut buku yang pernah saya baca (kalau saya tidak salah tangkap), alan and barbara peace mengenai mens and women.

Hal paling romantis bagi wanita, adalah ketika sang suami ikut membantu pekerjaan istri, pekerjaan yang sudah di anggap wajar bagi istri namun di lakukan oleh sang suami. terlihat sepele memang, tapi bagi wanita mungkin itu hal paling luar biasa, apalagi bagi istri. Dimana kalau kita sudah berkeluarga, sudah kebal kalau hanya lewat gombal atau hanya rayuan manis..

Beliau (Muhammad saw, red) juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual. Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah siap di masak untuk dimakan, sambil tersenyum baginda menyingsing lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur.

4. Romantisme di kamar

Satu hal lagi yang saya dengar dari belau, tapi saya lupa bagaimana redaksi hadisnya tapi intinya seperti ini. Suatu saat, aisyah di tanya menggenai hal yang paling menyenangkan dan terindah di mata ia mengenai muhammad. aisyah menjawab :

Pernah suatu malam, dimana aku dan beliau tidur dalam satu ranjang dan di selimuti kain yang sangat kecil yang tidak dapat menyelimuti tubuh kami semuanya. Lalu ketika kulit beliau bertemu dengan kulitku, beliau meminat 'ya Khumaira, ijinkan aku menyembah tuhanku', lalu beliau sembayang dahulu.

Maksudnya seperti apa? coba kita banyangkan, kalau kita bersama istri kita, di malam malam yang dinggin dan dimana tubuh kita bersentuhan. Apa yang terjadi? ehm... mungkin saat itu adalah saat yang indah untuk bermesraan (jangan di bayangkan terlalu jauh ya, hehehe). Tapi ada apa dengan beliau? beliau masih ingat dengan tuhan, sebelum menjalankan haknya beliau menjalankan haknya pula dengan tuhan, beliau sembayang terlebih dahulu.

Meskipun beliau seorang nabi, tapi beliau tetap meminta ijin istrinya untuk beribadah. Beliau tetap menghargai istrinya dengan meminta ijin, alangkah romantisnya saya pikir. Itu hanya sepengal kisah dari perjalanan beliau dalam keluarga, mungkin masih banyak lagi yang saya tidak tau tentang Hal Paling Romantis dalam Islam.

Di Prospek Asuransi Axa Mandiri

Monday, May 13, 2013

Di Prospek Asuransi Axa Mandiri, ini pengalaman baru saya mengenai dunia asuransi. Kemarin, belum lama saya di prospek oleh asuransi di bank mandiri, namanya axa mandiri. Sebenarnya saya tidak tau banyak si tentang asuransi, apalagi axa mandiri, dan itu pun hal yang tidak sengaja saya alami ketika berada di bank mandiri.

Di Prospek Asurasi Axa Mandiri

Ceritanya saya dan teman saya lagi ngantri di bank, untuk urusan tertentu bersama teman saya. Dia, teman saya red, emang agak tertarik dengan dunia perbank-an, makanya dia suka cari cari informasi tentang bank dan program pogram di dalamnya. Dan saat saya sudah selesai dengan keperluan saya, saya menunggu di luar sedangkan teman saya masih di dalam dengan urusan membuka rekening baru.

Lama kelamaan, ko ia tidak datang juga keluar, akhirnya saya masuk. Dan ternyata dia sudah berpindah di ruangan sebelah, dengan ada seseorang yang sedang menjelaskan sesuatu. Lalu akhirnya saya dekati juga mereka, dan mereka ternyata sedang membahas uang. Saya pikir teman saya sedang mencari pinjaman uang, siapa tau pinjaman untuk modal usaha, makanya saya tertarik

Di Prospek Asurasi Axa Mandiri
Namun ternyata, ko lama kelamaan ke masalah kematian, kesehatan dan jaminan jaminan segala sesuatunya. Wah, makin heran saya nie, ada apa di sini. Dan saya pun mendengarkan penjelasannya dengan seksama dan saya pun muali bertanya tanya, ada apa ini.

Waktu itu sudah hampir jam satu, dimana saya pun harus bergegas untuk kembali kerja. Tapi si selesnya masih saja menjelaskan tentang uang dan prospek kedepannya. Ehm, yang awalnya saya tidak tertarik, lama kelamaan jadi penasaran juga nie, ko bisa ya orang begitu gabung, nantinya kalau ada sesuatu hal, misalnya kematian eh si keluarga bisa mendapat jaminan. Jaminan uangnya pun ga tangung tangung, 50 juta dan bisa cair walau pertama kali kita gabung.
Ehm, saya pikir, hebat juga nie. Mungkin saya tidak bisa memberikan apa apa ke pada keluraga saya, tapi kalau ada apa apa dengan saya, kecelakaan atau kematian, saya berharap bisa memberikan sediki santunan kepada keluargan. Uang 50 juta lumayan juga saya pikir, dan saya berfikir amat sederhana waktu itu. Saya belum paham tu kalau itu adalah sebuah asuransi, karena saya pun asing dengan asuransi. Dan setau saya, yang namanya asuransi itu konotasinya jelek, karena nantinya berbelit belit kalau pas kita kena sesuatu.

Tapi dia menjelaskan, hanya dengan potongan 500 ribu perbulan, auto debet lagi, kita nantinya setelah 5 tahun bisa mendapatkan keuntungan sekian. Lumayang lah daripada hanya di simpan begitu aja, dan hebatnya kalau sampai ke 10 tahun, bisa dua kali dari nilai uang yang ada di bank tersebut. Hebat saya pikir.

Tapi, yang saya aneh, ini kan asuransi kesehatan, ko malah jadi masalah investasi uang ya? saya jadi heran. Dan karena keheranan itu, disamping udah melebihi waktu istirahat saya. Saya mau minta brosur atau segala sesuatu yang bisa saya ambil atau pelajari di rumah dan kemudian memutuskan apakah saya mau gabung atau tidak.

Tapi ternyata dia malah mengeluarkan form aplikasi, dan saya tidak tau mengapa malah jadi ngisi dan tanpa pikir panjang menandatangai semua berkas berkas asuransi axa tersebut, seolah olah seperti terhipnotis gitu. Ah saya pikir, lumayan lah daripada duit entah kemana, mendingan di masukan ke asuransi, siapa tau berkah. Dan dengan bismilah, saya tanda tangan.

Kemudian singkat cerita, saya sampe ke kantor dan kembali kerja. Dan ternyata, teman saya yang juga mengikuti asuransi axa tadi, dia mencari informasi tentang asuransi axa ini di internet. Dan kabar yang saya dapet, ternyata asuransi ini perlu 'dipertanyakan'.

Waduh, akhirnya saya jadi ga yakin nie. Jadi gimana nasib uang saya di asuransi, mana udah saya tanda tangani semua berkas berkasnya. Dan itu pula yang menjadikan saya heran, kenapa si selesnya tidak memberikan kepada saya untuk melihat aplikasi atau apa yang tertera di sana, saya di suruh tanda tangan aja. Dimana yang paling mengherankan, ada tanda tangan bermatrai, ko saya disuruh tanda tangan dulu baru materainay di tempel di berkas asuransi itu nantinya. Aneh saya pikir, saya mulai berpikir jangal, 'jangan jangan' .. ehm dan pikiran aneh lainya.

Dan kemudian saya cek ke ATM, ternyata duit saya sudah berkurang 500 ribu karena tadi tanda tangan yang saya lakukan. Waduh, bisa berabe nie kalau di terusin. Saya mulai berpikir macam macam dengan teman saya, apakah perlu saya buat Rekening Bank Baru agar tidak sampai auto debet sebesar 500 ribu tadi.

Terus terang, mungkin tidak semua asuransi itu jelek. Asuransi ini misalnya, saya pun belum tau pastinya seperti apa nantinya. Seharusnya, kalau saya atau anda ingin mengikuti asuransi, sebaiknya memang perlu di pelajari dulu masak masak, termasuk kemungkinan klaimnya nanti, bisa tidak atau nanti malah berbelit belit dan akhirnya uang tidak bisa di ambil, hanya sebuah catatan uang yang ada dan anda terima.

Dan yang menarik, saya melihat sebuah iklan yang ada di blog saya sendiri ini, cerita anak kost yang berbunyi.

Agen Asuransi itu harusnya memberi petunjuk, bukan pintar membujuk

Di Prospek Asurasi Axa Mandiri

Persis seperti apa yang saya rasakan. Saya seolah olah terbujuk dan terpaksa untuk mengikutinya, dan itu pula yang menyebabkan saya mengambil keputusan, sepertinya saya tidak mau meneruskan asuransi ini kembali, biarlah saya kehilangan 500 ribu daripada nantinya saya harus kehilangan lebih banyak uang lagi. Dan inilah pengalaman saya, saya bercerita tentang apa yang saya alami, pengalaman di prospek asuransi axa mandiri.

Larangan Terhadap Maulid Nabi Muhammad

Sunday, January 20, 2013

Larangan Terhadap Maulid Nabi Muhammad. Kita akan menjelang maulid Nabi, yang dalam bahasa sehari harinya di anggap sebagai kelahiran Nabi Muhammad yang kita cintai. Dan di hari hari itu pula ada beberapa golongan yang melarang perayaan, mereka menggangapnya sebagai bid'ah atau mengada ada ajaran baru. Lalu apakah merayakan maulid nabi itu dilarang?

Larangan Terhadap Maulid Nabi Muhammad

Coba kita lihat, apa si yang ada di dalam maulid nabi itu? sebuah perayaan biasa yang di dalamnya di isi dengan dzikir, pengajian dan sebuah ceramah sederhana tentang nabi besar kita Muhammad. Lalu apa yang salah? golongan tertentu mengangapnya sebagai sebuah bid'ah. Soalnya, pada waktu jaman nabi tidak ada perayaan tersebut, dan bid'ah itu terlarang.

Pertanyaan sederhana, kenapa golongan tersebut menghabiskan energi, menguras waktu nya dan segala upaya untuk melarang Maulid Nabi Muhammad? Loh orang mau berbuat baik ko malah di larang. Dari pada melarang orang yang akan berbuat baik, lebih baik mengajak orang yang belum berbuat baik. Atau paling tidak, larang lah orang yang terang terangan bermaksiat.

Saya heran. Umat islam itu adalah umat yang besar, tidak mungkin orang akan menghancurkan dengan kasat mata seperti jaman dulu, lewat perang misalnya. Namun umat islam bisa hancur karena dirinya sendiri, ya kaya seperti ini. Yang satu melarang yang lain, dengan alesan klasik.

Saya sendiri bukan ahli agama, bukan golongan yang mendukung atau menentang. Tapi coba kita lihat dengan jelas, apa si yang ada di dalam perayaan maulid nabi itu? apakah ada ke musrikan di dalamnya, kemungkaran atau apapun yang menyimpang dari agama?
Kalau kamu emang termasuk golongan yang mengagap itu bid'ah, ya silahkan jangan menjalankan, tapi ya jangan pula melarangnya. Kan logis, umat tentram dan tidak ada permusuhan.
Larangan Terhadap Maulid Nabi Muhammad
Gambar hanya ilustrasi, diambil dari google.
Toh acara maulid nabi adalah suatu cara menimbulkan kecintaan kita pada nabi, seperti kita tau semakin bergesar kita dari meng-agungkan contoh contoh tokoh dalam islam seperti Nabi Muhammad. Kalau ada acara bareng bareng dengan kembali mengingatkan perjuangan beliau, atau paling tidak kita membaca solawat kepada beliau di hari itu. Kan lumayan dari pada tidak pernah sama sekali dengan tidak ada acara tersebut.

Kalau emang kegiatan maulid nabi itu di isi dengan kemungkaran, seperti halnya adat adat kejawen yang kadang justru tidak ada hubungannya dengan Nabi Muhammad. Silahkan di larang, emang itu sudah terlarang justru bisa jadi menjurus kepada kemusrikan. Namun kalau emang bersifat pengajian dan itu kebaikan, atau paling tidak menyeru kebaikan. Bukan kah itu hal yang baik, dan kita di suruh untuk tolong menolong dalam kebaikan bukan dalam kesesatan.

Bagus kalau kalian orang yang melarang adalah orang yang lebih baik, lebih baik kecintaan pada nabi, lebih baik dalam menjalan sunah sunahnya. Tapi kan ga semua orang bisa seperti itu, lihat lah orang orang umum, mereka yang jarang tersentuh dengan agama. Bisa jadi dengan melakukan maulid nabi, mereka kembali di ingatkan, mereka kembali saling tolong menolong dalam agama, bukan kah itu baik?
Bukan kah nabi sendiri pernah berpesan. Akan ada suatu kaum yang istimewa di akhir jaman, mereka yang tidak pernah melihatku, tidak pernah bersamaku tapi mereka cinta dan taat kepadaku. Nah siapa lagi golongan itu kalau bukan kita, orang orang yang memang tidak pernah melihat nabi ataupun sahabat sekalipun. 

Jadi, kalau ada orang yang memang menunjukan cintanya dengan perayaan maulid nabi, ya biarkan. Toh itu juga tidak menggangu kamu kan. Sekali lagi, daripada kalian melarang orang yang berbuat baik, bukan kah lebih baik mengajak orang orang yang belum bisa berbuat baik. Ayo kita bangun kerukunan bukan permusuhan dengan larangan terhadap maulid nabi muhammad.  

Tukang Parkir

Wednesday, October 31, 2012

Tukang parkir. Yang namanya tukang parkir telah menjadi bagian dari masyarakat ini. Sesuai namanya, tugas dan pekerjaanya adalah memarkir kendaraan. Namun satu sisi fenomena tukang parkir yang semakin menjamur sepertinya layak untuk di bahas dan di cermati. Kenapa? ya karena tugasnya itu yang sebenarnya simpel, remeh tapi potensi penghasilannya yang luar biasa membuat orang semakin banyak yang menjadi tukang parkir.
Tukang Parkir

Bayangkan saja, di rumah makan sederhana (warteg) di dekat saya kost, ko ada tukang parkirnya. Padahal kan tempatnya tidak terlau tertutup, si pemilik motor pun masih bisa melihat motornya dan tempatnya pun tidak terlalu rame, jadi untuk apa tukang parkir di situ? kalau memang tempatnya rame dan banyak lalu lalang motor keluar masuk, tidak soal kalau ada tukang parkirnya karena itu membantu paling tidak merapihkan motor sehingga yang belum kebagian tempat bisa dapet tempat parkir.
Nah kalau di warteg, kalau si tukang parkir tidak merapihkan motor dan lalu tiba tiba ketika si pemilik motor keluar lalu di tagih, mungkin itu lebih tepatnya sewa parkir bukanya tukang parkir.
Saya sangat senang kalau melihat tukang parkir parkir yang ada kerjanya, merapihkan motor atau sekedar menutupi motor kita dengan kardus untuk menghidari dari terik matahari yang belebihan. Dan kita pun sebagai pengguna tidak masalah untuk mengeluarkan uang sekedar membayar jasanya.


Tukang parkir selalu menjadi fenomena yang unik, atau lebih tepat nya pengelolaan parkir. Bahkan saya pernah membaca sebuah koran yang menyebutkan kalau ada daerah tertentu yang menargetkan pajak dari parkir. Tak tanggung tanggung, potensi penghasilannya bisa milyaran setahun, berarti lumanyan juga ya. Mungkin lebih enak jadi tukang parkir kali ya daripada blogger, hehehe.

Saya sendiri tidak tau bagaimana pengelolaan dan pendistribusian si tukang parkir ini. Satu sisi memang bisa saja membantu yang memiliki kendaraan, disamping itu pula merupakan penghasilan yang terbilang cukup besar dimana pemerintah daerah pun menjadikan sebagai salah satu pemasukan pajak. Namun alangkah baiknya kalau di tertibkan si tukang parkir ini, sehingga tidak semua tempat selalu ada tukang parkirnya. Soalnya kadang belanja ga sebearapa, eh harus keluar duit 1000 untuk bayar, berarti sama aja dengan membeli lebih mahal. Ya itulah pengalaman saya, mungkin anda sendiri berminat menjadi tukang parkir?

Anak Jalanan

Thursday, July 12, 2012

Anak Jalanan sering kita temui di berbagai sudut kota dan tingkah polahnya bermacam macam, ada yang ngamen, ada yang meminta minta dan bahkan tak jarang yang memaksa. Keberadaan anak jalanan pada dasarnya tidak menggangu, dia hanya seseorang yang memiliki nasib yang kurang beruntung sehingga hidup di jalanan. Kadang kita pun merasa iba dengannya dan tak sedikit pula dari kita yang memberinya uang agar ia dapat menyambung hidup ketika mereka memintanya. Namun rasa iba tersebut kadang kala sering di manfaatkan oknum tertentu yang memang secara terstruktur mengambil untung dari rasa iba masyarakat kita.

Anak Jalanan, cerita anak jalanan, pengemis, gelandangan, pemanfaatan anak,
Hanya ilustrasi, gambar dari google
Kejadian yang baru baru saya temui di kota semarang, karena saya masih dalam liburan (hehehe). Saya berangkat dari tembalang (tempat kost adik saya) ke arah kampus, hanya sekedar menikmati hangatnya ronde di tengah dinginya malam. Waktu itu tidak terlalu larut, mungkin sekitar pukul 8 malam. Setelah kami semua mengambil posisi, kita duduk prasmanan di sebelah pom bensin karena memang pedagang rondenya berada di sana. Hanya dengan sehelai tikar yang kita gelar, kita menikmati ronde sambil ngobrol seperti biasanya. Lalu tak lama kemudian, datang seekor nyamuk (ups keliru), datang seorang gadis kecil yang berpakaian tidak terlalu compang camping. Kami tidak tau ia siapa namun tiba tiba ia datang dan langsung nodong untuk minta uang.

Di sinilah letak kegajalannya, kenapa ia tidak memintanya dengan sopan, melainkan dengan gaya yang seolah olah memaksa dan tanpa basa basi. Ia datang dan tak banyak bicara langsung menegadahkan tangganya sambil berdiri dan meminta uang. Kami pikir, ko bisa ya ada anak kecil di jam segitu di biarkan bebas, apa tidak takut di culik? apa tidak memiliki orang tua atau jangan jangan sudah di rencana. Soalnya, kalau memang anak segitu butuh uang, buat apa? umurnya masih sekitar 7 tahun, ngapain dengan uang? paling untuk membeli makan, pikir kita. Lalu kita tawarkan makan sekalian aja, "saya belikan makan ya" kata salah seorang dari kami, "ud makan belum". Dia menjawab dengan bahasa tubuhnya, dan sedikit malu malu dan bermalas malasan, sepertinya ia hanya mau uang. "Gimana kalau tak beliin ronde" kata salah satu dari kami kembali. Dan ia tetap meminta uang. Pertanyaan sederhananya, kenapa ia tetap kekeh meminta uang? padahal umur segitu (biasanya) belum mengerti apa apa tentang uang.
Anak Jalanan, cerita anak jalanan, pengemis, gelandangan, pemanfaatan anak,
Gambaranya tidak terlalu jelas, di ambil malam hari tanpa flash

Lalu tak lama kami pun memberikan uang, dan ternyata ia menerimanya pun tanpa tedeng aling aling dan yang parahnya lagi, ternyata ia tidak memiliki etika untuk sekedar mengucapkan trimakasih atau apa. Dari sini kami mulai muncul pertanyaan, "biasanya anak seperti ini telah di dokrin", pasti di sebelahnya ada mucikarinya (ups ko mucikari, klo mucikari berarti kupu kupu malam dong, hahah). Maksudnya ada bosnya. Kami berusaha untuk mengajaknya bicara, namun ia diam tanpa kata, hanya geleng kepala dan main seadanya khas anak kecil. Kalau kami kasih, uang itu pasti bukan untuknya (pikir kami), pasti ada dalang di belakangnya. Kalau tidak kami kasih, kami takut anak itu juga yang nantinya di pukul oleh bosnya.

Anak jalanan memang menjadi dilema, kalau kalian pernah melihat grombolan anak punk, yang juga mangkal di jalan. Ketika memberi uang, mungkin kalian pun bertanya, ini uangnya untuk apa nie? lihat dandananya saja sudah tidak jelas, di tambah caranya meminta yang terkesan maksa. bagaimana tidak, ia meminta tanpa usaha, hanya bermodal tanggan dan nyanyian yang ga ada lirik apalagi berbau musik. Belum lagi tempat mereka meminta adalah di angkot, dimana kita tau angkot itu sempit, bisa saja ia mengamuk atau bagaimana dan kita pula yang kena imbasnya.

Anak Jalanan, cerita anak jalanan, pengemis, gelandangan, pemanfaatan anak, anak punk, anak punk bikin ulah, anak punk resek
Hanya ilustrasi, gambar dari punk in love

Sebenarnya apa si kerjaan mereka (si anak punk) itu? atau kerjaannya ya hanya meminta minta? apa ga punya kehidupan. tampil ga karuan, hidup belangsakan, kerjanya maksain orang. saya ga habis pikir, apa mereka mau selamanya seperti itu terus? meresahkan masyarakat dan hanya merusak pemandangan kota. Kalau alasan citra diri, ok kalau di luar negri, orangnya rapih rapih sekalipun tampilan punk. Tapi di sini, anak punk hanya sebagai gembel yang sering meresahkan masyarakat.

Kadang satu sisi, saya malas untuk memberi, bukanya tidak ada uang. Namun rasa iba masyarakat kita lah yang menyebabkan mereka tumbuh besar, semakin banyak dari waktu ke waktu. Bahkan saya pernah membaca pula, ada pengemis yang kaya hanya dari meminta minta di jalanan. Sumbernya warta kota kalau tidak salah, yang mewawancarai seorang pengemis di perempatan coca cola cempaka putih. Seperti ini kurang lebih intisarinya 'pengemis itu bekerja dari jam 7.00 sd 17.00, rata2 lampu merah dan hijau menyala 60 detik, jadi dalam 1 jam lampu merah menyala 30kali, setiap kali lampu merah menyala ia mendapatkan uang rata2 Rp.2000, jadi jika di hitung dalam 1 jam pendapatan ny Rp.60.000, di kali satu hari kerja 10 jam pendapatan Rp.600.000, jadi dalam 1 bulan pendapatan Rp.18 juta.'

Ada satu kisah pula, dari adik yang pernah menemukan seorang anak kecil yang masuk ke kampus. Anak jalanan ini (mungkin sekitar 6 tahunan) tiba tiba membagikan amplop ke mahasiswa yang sedang duduk duduk di teras, memang sengaja meminta agar uangnya di taruh di dalam amplop. Dan setelah selesai, si anak ternyata membuka amplopnya yang berisi uang di sebelah adik saya. Kontan dia kaget, tapi ya mungkin namanya anak anak tidak tau apa apa. Lalu adik saya menanyakan, dapet berapa hari ini? dengan gayanya yang masih belum lancar berbicara, dia bilang '500 mas, lagi sepi ni mas' tambah kaget lagi adik saya. Di tanya kemudian 'emang bisanya dapet berapa?' bisanya '1 juta'. Wah lumayan juga omsetnya, cuma kerja ngiderin amplop dan berbekal belas kasihan bisa dapet sejuta. Ada yang kepengin?

Kembali lagi ke pertanyaan mendasar? untuk apa anak jalanan ini mencari duit segitu banyaknya? emang ud tau duit? mau beli apa dia. kami pikir pasti ada dalang di balik semuanya, yang telah mem-brainwash pikiranya sehingga yang dia tau hanya mengumpulkan uang. Selebihnya, dia tidak tau uang itu untuk apa dan bagaimana. Tugasnya hanya mengumpulkan.

Sepertinya kita harus lebih selektif dalam memberi uang, kalau bisa malah jangan memberi. Mending berikan makana atau sesuatu yang berbentuk barang. Dengan demikian kita bisa mengendalikan pertubuhan mereka, ya itu si harapan saya. Mungkin dari teman semua ada yang punya pendapat mengatasi anak jalanan.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Blog Cerita Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger