Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Hasil Pencarian Google Yang Berbeda

Tuesday, May 28, 2013

Hasil Pencarian Google Yang Berbeda, ternyata pernelurusan google tidak memberikan hasil yang sama antara satu komputer dengan yang lainya. Mungkin sedikit pula yang memperhatikan hal ini, saya termasuk didalamnya. Awalnya si saya tidak terlalu memperhatikan, tapi lama kelamaan terasa juga kalau si google memang memberikan hasil yang berbeda dalam pencariannya.

Hasil Pencarian Google Yang Berbeda
Dengan kata kunci yang sama, belum tentu satu komputer akan menghasilkan hasil yang sama. Misalnya, anda menggunakan modem, lalu di samping anda menggunakan internet kantor atau warnet misalnya. Cobalah untuk menggetik satu kata kunci, dan bandingkan hasilnya. Akan berbeda saya kira.

Hasil yang berbeda dari pencarian google inilah yang membuat saya sempat panik, saya kira blog cerita anak kost ini masuk sandbox. Saya sempat khwatir, sangat khawatir waktu itu. Tapi yang membuat saya heran, ko begitu saya searching di komputer saya, dengan kata kunci cerita anak kost, ternyata masih ada dan bahkan di urutan pertama.

Hasil Dengan Login Google
Namun ketika saya gunakan komputer kantor, dan saya cari dengan kata kunci yang sama di google. Blog cerita anak kost ternyata tidak ada sama sekali dalam pencarian. Baik halaman pertama, kedua sampai halaman terakhir. Sempat bingung juga, apakah ini google sandbox atau deindexing oleh google, tapi jangan sampe deh kena deindexing. Bisa berabe.

Tapi begitu saya cari tau, dan saya keluar dari acount google saya, kemudian saya searching kembali dengan kata kunci yang sama. Ternyata benar, hasil dari pencarian google memang menunjukan perbedaan. Kalau kita mengunakan acount google kita untuk mencari kata kunci, blog kita akan berada di urutan pertama (bagi yang puya blog). Tapi kalau kita tidak mengunakan acount google, hasilnya akan berbeda pula.

Hasil Pencarian Google Yang Berbeda
Hasil Tanpa Login Google
Hebat juga si google, ia menghargai dan membuat kita senang dengan menempatkan punya kita di atas mesin pencarinya. Tapi padahal, di pencarian google yang lain, hasilnya bisa jadi berbeda. Ya itulah google, ia sekarang raja di internet, jadinya sekehendak hati dia, apapun yang ia mau akan bisa ia lakukkan, kita hanya orang yang patuh dan nerima apa yang di tampilkan oleh google.

Karena, memang di banding mesin pencari yang lain. Google masih di bilang masih lumayan baik, walaupun kadang ada juga informasi sampah yang keluar bersamaan dengan apa yang kita cari. Tapi itulah, jadi yang perlu kita pahami adalah hasil dari pencarian google memang tidak mutlak sama, jadi jangan heran kalau hasil pencarian google berbeda.

Cerita Anak Kost Masuk Sandbox

Sunday, May 19, 2013

Masuk sandbox, sebelumnya tidak pernah terbanyang kalau blog cerita anak kost ini bisa masuk sandbox. Pernah memang si beberapa kali membaca artikel teman teman bloger yang juga masuk sandbox milik google, tapi ternyata sekarang saya yang mengalami sendiri. Tidak hanya artikel yang masuk sandbox, tapi juga seluruh blog ini masuk sandbox.

Cerita Anak Kost Masuk Sandbox
Sebenernya heran juga, kenapa bisa masuk sandbox ya? padahal tidak ada yang aneh yang saya lakukan. Saya tidak pernah curang, compas apalagi kegiatan yang neka neko. Trus lagi masalah backlink yang berlebihan, saya kira saya sudah lama tidak mencari dan berburu backlink, yang saya lakukan akhir akhir ini hanya meng update artikel seperti biasanya.

Tapi itulah lika likunya ngeblog, blog ini pernah kena malaware dan saya berbagi agar yang lain tidak kena dan saya tulis mengatasi blog yang terkena malware, blog ini juga pernah mengalami suka dukanya daftar google adsense sampai sampi saya menulis rahasia khusus diterima google adsense. Blog cerita anak kost ini pun pernah naik turun terhadap visitor, dan belum lagi masalah komentar yang baik dan buruk. Semua pernah di alami dan dinikmati selama perjalan ngeblog ini.

Cerita Anak Kost Masuk Sandbox
Namun kali ini pernalamanya sedikit berbeda, blog ini terkena sandbox. Sandbox yang merupakan besutan dari google.com, adalah suatu peringatan sejatinya yang menilai artikel atau segala sesuatu di dalamnya disinyalir mengandung kecurangan. Lebih jelas mungkin bisa baca wikipedia.com tentang sandbox. Namanya google, yang pelangganya ribuan bahkan jutaan, ga mungkin dong dia meriksa satu persatu artikel. yang ada cuma robot yang jalan, dan namanya juga robot dia tidak bisa membedakan yang baik dan buruk menurut perasaan, yang ada hannya program. Jadi, walaupun kita tidak melanggar, bisa aja kita di anggap melangar dan kena deh di sandbox. 
Tapi berbagai upaya sudah saya lakuan untuk menghindari dampak buruk dari google sandbox ini. Yaitu:
1. Cek artikel ke sandbox-checker
2. Edit artikel, biar di anggap baru
3. Lepas adsense untuk semetara waktu
4. Beri link ke google.com atau ke google.co.id
5. Buat artikel mengenai sandbox
6. Hubungi support google (support@searchenginegenie.com)
Yang terakhir dan yang ga kalah penting adalah, berdoa. Ya semua itu millih alloh yang secara tidak langsung dia juga yang memutuskan. Semoga aja dengan perantara Ia, dan dengan doa kawan kawan semua, si google masih berbaik hati untuk mengeluarkan cerita anak kost dari sandbox. 

Banyaknya Komentar diblog Tergantung Kita

Thursday, March 21, 2013

Banyaknya komentar diblog tergantung kita. Pernah melihat tidak ada blog yang komentarnya banyak banget, sampai sampai kita yang mau komentar aja jadi kesulitan karena saking banyaknya komentar yang berkunjung di blog tersebut.

Bagi yang awal ngeblog, komentar bisa jadi hal yang paling di inginkan, karena daripadanya kita akan merasa di perhitungkan di dunia blog, sebagai suatu eksistensi. Namun sadar tidak, banyak tidaknya komentar di blog bukan dari tehnik tehnik atau trik trik tertentu, melainkan dari kita sendiri.

Lihat orang orang yang blognya ramai, dia pasti sering pula berkunjung ke blog orang lain. Semakin dia sering, semakin banyak pula yang akan berkunjung ke tempatnya, artinya semakin banyak yang berkomentar diblognya. Kalau dia tidak berkunjung, maka komentar pun akan semakin sepi dan tak mustahil nantinya hilang.

Banyaknya Komentar diblog Tergantung Kita

Saya pernah merasakan blog ini ramai komentar, saat itu saya memang sedang sengang dan memiliki banyak waktu untuk blogwalking alias berkunjung ke teman teman blogger lainya. Namun kali ini, terasa sekali karena waktu saya harus saya bagi dengan kerjaan saya, jadinya berkunjung ke teman pun semakin berkurang.

Saya pernah menulis artikel tentang komentar, yaitu agar blog ramai komentar. Dimana saya menyebutkan beberapa trik di dalamnya, namun hal yang paling penting adalah dari diri si pemilik blog itu sendiri. Mau tidak ia berkunjugn ke blog blog lain, kalau ia tidak mau, ya lupakan agar blognya ramai komentar.

Namun kalau anda merasa cukup dengan komentar seadanya saat ini, ya sudah, memang segitu usaha anda. Sama semperti saya, saya pun sedang mengurangi sedikit aktifitas blogwalking. Bukanya tidak suka dengan blog lagi, namun ada hal lain yang memang harus di lakukan di dunia nyata. Jadi maafkan saya juga ya kawan kalau memang belum sempat mampir atau sekedar membalas komentar.

Jadi, intinya adalah banyaknya komentar di blog, tergantung kita.

Bagaimana Memulai Tulisan

Thursday, March 7, 2013

Bagaimana memulai tulisan. Memulai tulisan memang sejatinya tidaklah mudah, tapi juga tidak sulit ko menurutku. Menulis itu mudah, yang sulit adalah menuangkan ide ide itu menjadi sebuah tulisan.

Bagaimana Memulai Tulisan
Menulis itu pada dasarnya adalah seperti ngobrol. Mulailah dari manapun dan biarkan ia mengalir. Ya seperti itu, biarkan dia mengalir. Jangan sekali kali berusaha untuk menjadi penulis berkelas dengan memperhatikan setiap detail kalimatnya, nanti ujung ujungnya malah ga keluar apa ide idenya. Yang ada cuma mikir doang.

Lihat lah penulis ulung, mereka tidak berusaha untuk menjadi penulis terkenal. Mereka justu menulis apa adanya, apa yang ada di benak mereka. Mereka tidak pernah memikirkan setiap detailnya dan dari situlah kita merasa tulisan itu bagus dan kita pun merasa nyaman ketika membacanya. Karena seolah olah ngobrol biasa.

Terus terang menjadi penulis itu tidak mudah, yang jelas kalau kamu mau jadi penulis, sering seringlah membaca. Karena dengan membaca, kamu akan tau bagaimana cara orang berceria. Bagaimana cara orang mengungkapkan ide ide mereka.
Setelah kamu membaca, lalu kamu cobalah untuk menulis sebuah cerita saja. apa aja, bebas. Dan ketika awal kamu menulis, pasti nantinya bingung harus memulai darimana.?
Dan itulah sebuah proses, dari kamu membaca kemudian berusaha menulis. Lalu konsistem menulis, nantinya kamu akan menjadi penulis yang hebat. Masalah gelar dan ketenaran itu mah cuma bonus, yang penting kita menikmati apa ytang kita tulis dan kita bisa enjoy.

Mulailah dari apapun yang ada di pikiran kamu, kalau kamu memikirkan gedung padahal kamu sedang ingin bercerita tentang tanaman. Kenapa ga kamu mulai dengan, 'gedung yang ada di pingiran jalan itu telah merusak tanaman, kenapa tidak? karena ia menghalangi sinar matahari yang merupakan sumber kehidupan bagi tanaman'. Simpel toh, dari gedung bisa aja nyambung ke tanaman. Yang penting kita menikmatinya, dan kita enjoy.

Asal pembacanya senang, itu sudah lebih cari cukup ko bagi penulis. Apalagi penulis amatiran seperti saya yang hanya bisa menulis cerita sehari hari mengenai kost, yang saya tuangkan di Cerita Anak Kost ini. Dan dari itulah tehnik saya bagaimana memulai tulisan.

Kecintaan Terhadap Blog

Monday, January 28, 2013

Kecintaan Terhadap Blog. Apakah kalian para blogger benar benar mencintai blognya? sampai sampai kangen rasanya tidak buka blog sehari saja? ehm.. dan itu wajar. Itulah kecintaan terhadap blog. Saya sendiri bukan master dalam blogger, tapi paling tidak saya juga bukan orang baru di blogger. Jadi saya pernah mengalami beberapa jenis kecintaan terhadap blog cerita anak kost ini.

Dalam perjalanan ngeblog, hampir persis seperti sebuah hubungan. Kadang di bawah dan kadang pula di atas, kadang bikin kita kangen kadang juga bukin kita jengkel atau paling tidak males. Berikut mungkin sededar sebuah flashback dari perjalanan cerita anak kost, dan mungkin bisa di ambil hikmahnya.

Pertama Kali Ngeblog

Pertama kali ngeblog adalah hal yang paling menyenangkan sekaligus menjemukan. Menyenangkan mungkin karena kita sebuah paradigma, 'aku punya website'. Boleh di katakan seperti itu, kita punya situs sederhana yang kita kelola sendiri.

Kecintaan Terhadap Blog
Yang namanya situs, itu konotasi nya seperti forum forum besar sekelas Kaskus, Yahoo, Kompas dan lain sebagainya. Artinya, keren kan kita punya 'sesuatu' di dunia maya, dimana orang banyak membancanya. Tapi ada hal yang menyebalkan pula, yaitu pengunjung. Saat saat itulah kita mendambahakan satu aja pengunjung mau datang sekedar mampir untuk membaca, membaca apa yang kita tulis atau kita sajikan. Dan disitulah titik perjuangan terhadap blog dimulai.

Penasaran Pada Blog

Tahap kecintaan kedua adalah rasa penasaran. Saat saat itulah kita mulai meng-otak atik blog kita, kita mulai me modifikasi template blog mulai dari yang sederhana sampai yang rumit. Kita mulai penasaran, kita mulai mencoba mencari jati diri dari blog kita dan menuangkannya dalam bentuk entah itu tampilan atau cerita cerita di dalamnya.

Dan yang paling mengasikan sekaligus membuat penasaran adalah template ataupun widget, kita merasa asik di dalamnya dan akan sangat pensaran kalau belum berhasil mencobanya di blog kita. Mungkin sekedar cerita sederhana 6 pedoman ganti template blog bisa menjadi pencerah bagi mereka yang masih melalui tahapan ini.

Semanggat Ngeblog

Kemudian tahapan dan kecintaan selanjutnya adalah semangat ngeblog, yaitu ketika ada sesuatu yang kita usahakan atau harapkan dari blog. Entah  itu lomba, masang iklan atau sebagainya. Saat saat itulah kita lagi semangat semangatnya ngeblog. Kita ingin sekali kalau blog kita ternyata mendapatkan gelar berhasil, atau paling tidak bisa mendapatkan apa yang kita cita citakan.

Kecintaan Terhadap Blog
Saat saat itu, kalau saya sendiri yaitu ketika perjuangan mendapatkan google adsense. Saya ingat sekali setiap minggunya, hampir selalu saya mampir ke google sekedar untuk mendaftar adsense. Namun entah berapa kali saya di tolak olehnya, dan saya tetap tidak pantang menyerah dan terus semangat. Saya selalu senang sekali melihat blog seseorang yang telah menempel iklan di dalamnya, sepertinya senang sekali kalau saya bisa seperti itu. Dan di saat itulah saya menulis panduan memilih iklan untuk blogger, yang merupakan pelampiasan keinginan saya yang sangat dalam terhadap adsense. Namun akhirnya, sampi suatu ketika, alhamdulilah adsense masih membuka mata untuk blog saya yang kecil ini. Dan tak lupa saya menulis rahasia khusus diterima google adsense sebagai suatu rasa syukur dan keinginan membagi pengalaman.

Mencintai Blog

Tahap ini yang paling dahsyat. Seolah saya telah benar benar kecanduan, sehari atau sewaktu saja saya tidak melihat blog saya, sepertinya benar benar rindu. Saya mengalami kecintaan yang berat terhadap blog ini. Sebagai buktinya, ketika saya terbaring di rumah sakit pun, saya masih memikirkan blog saya. Saya memikirkan postingan, memikirkan komentar teman teman bloger saya, memikirkan pengunjung dan lain sebagainya. Sampai sampai saya khawatir, apa segitunya saya cinta terhadap blog ini, bagaimana kalau saya mati saat di rumah sakit tapi justu belum menyempurnakan ibadah saya, eh malah memikirkan blog.

Sungguh masa masa yang benar benar kelam kalau menurut saya saat itu. Namun ya itulah fase, kita tidak bisa mencegahnya tapi kalau sudah fasenya lewat, ya akan reda dengan sendirinya. Cuma yang saya takutkan, kalau saya mati dalam keadaan mencintai blog bukanya mencintai Tuhan saya. Na udzubilah min zalik (semoga kita terhindar dari hal demikian)

Motivasi Menurun

Saat saya mendapati beberapa teman saya yang satu angkatan, yang boleh di katakan guru ngeblog saya. Mereka sudah tidak lagi aktif, saat itu saya katakan sayang juga blog mereka. Tapi ternyata saya mengalami hal yang serupa dengan mereka. Saya mengalami fase dimana motivasi terhadap ngeblog menurun, serasa buka blog saja malesnya minta ampun. Sudah benar benar bosan dan ingin sekali melupakannya.

Mungkin karena kesibukan, namun saat itu yang paling terasa bagi saya adalah ketika saya medapatkan pengalaman google adsense disable. Hancur rasanya blog yang saya buat dengan susah payah ternyata di tinggal oleh google, walaupun pada awal saya membuat ngeblog tidak ada niatan untuk mencari uang. Namun entah menggapa waktu itu, saya benar benar sedih dan kecewa berat, seakan tidak terima dan mencari jalan apapun. Untungnya Tuhan masih memberikan saya kesabaran dan kesempatan sekali lagi.

Konsistensi

Pejalanan selanjutnya dari kecintaan ngeblog adalah nilai konsistensi. Yang tidak lagi memandang itu suka atau duka, senang atau semangat, tapi kita harus konsisten menghasilkan tulisan tulisan orisinil dan sederhana yang insyaaloh bermanfaat untuk pembaca. 

Tahap ini adalah tahap yang paling sulit, apalagi bagi mereka yang di batasi dengan ide. Makanya saya menuliskan agar blog selalu update

Kecintaan Terhadap Blog
Namun faktor dunia nyatalah adalah penghambat yang paling besar sekaligus pengingat terbesar kita. Jujur selama saya ngeblog, mungkin saya hampir kehilangan separuh dunia nyata saya waktu itu, kali ini Alloh memberikan kembali kehidupan nyata saya. Namun seberapa besar kesibukan kita, kita harus tetap konsisten menghasilkan karya karya yang baik untuk blog ini. Meskipun ada sisi lain dari kegiatan ngeblog yang dikurangi, tapi itulah hukum alamnya. Dan konsistensi itulah wujud kecintaan terhadap blog.

Ngeblog, antara pahala dan dosa

Wednesday, April 18, 2012

Ngeblog, antara pahala dan dosa. Setiap hal di dunia ini seperti mata uang, selalu memiliki dua sisi, kalo ga kebaikan pastinya keburukan. Sama saja dengan ngeblog, dapat mendatangkan pahala atau jangan jangan jadi amalan neraka.

Ngeblog itu hal yang sederhana tapi bisa jadi luar biasa kalau kita mau mamahaminya. Kenapa? karena banyak orang yang membacanya, bayangkan kalau yang kita tulis sebuah kebaikan atau motivasi yang kemudian di pahami apalagi sampai di ikuti. Lalu orang tersebut berbuat baik, maka kita telah menanam pahala dalam diri orang tersebut tanpa mengurangi kebaikan dari yang dilakukannya.

Ngeblog, antara pahala dan dosa, ngeblog dosa ga, nyari pahala lewat blog

Dan kalau saja mereka yang telah membaca, kemudian membagi pengetahuannya kepada rekan atau sahabatnya yang kemudian juga mengikutinya. Apa yang kita dapat? sebuah kebaikan yang berlipat karena sikap mereka telah terduplikat. Berarti ada dua orang yang telah kita ajak dalam kebaikan secara tidak langsung. Itu baru satu, bagaimana kalau banyak orang yang datang?


Ngeblog, antara pahala dan dosa

Namun kadang kala pahala sering terlupa karena hal sederhana, uang. Kita lebih mementingkan pendapatan dengan banyaknya orang yang datang. Pola pikirnya sederhana, harta itu nyata sedangkan pahala tidak ada di depan mata, kita belum pernah melihat pahala seperti apa bagaimana wujudnya dan seberapa besar nilainya.

Lalu apakah salah dengan mencari uang? tidak, namun alangkah baiknya sambil menyelam minum air, sambil mencari uang, pahala di tambang. Seperti kisah tukang air, yang saling berlomba menyalurkan air dengan berbeda cara, satu dengan mengankutnya dan yang lain dengan mengalirkannya. Ngeblog bisa jadi aliran rupiah kalo kita mau bersusah payah, dan bisa jadi aliran pahala kalau kita mau berusaha. Bisa keduanya kalu kita mau membuka mata, bagaimana caranya? Niat.

Ya, niat adalah kuncinya. Kalu kita niat baik kemudian menuliskannya secara apik lalu orang melirik sampai akhirnya tertarik dan tak sengaja nge-klik iklan yang kita pasang, kita bisa dapet uang! dan kita juga dapet pahala karena niat baik sudah ada. Uang nya bonus, pahalanya kita bungkus.
Segala sesuatu bukankah dinilai dengan niatnya, klo niatnya ada kita dapat pahala. Kalau tidak ada niat uang bisa saja datang, tapi pahalanya ilang, kan sayang. Apa susahnya niat coba?

Ngeblog itu kaya membuat prasasti, kalau suatu saat kita mati dan blog kita masih di kunjungi, kita masih akan dapat simpati walau kita sudah tidak ada lagi. Jangankan dollar, pahalapun diantar walau kita sudah terkapar tidak berdaya di alam sana. Semoga itu bisa menjadi tabungan atas semua kebaikan yang kita lakukan. Sunguh menyenangkan bukan?

Tapi ya jangan senang dulu, Ngeblog, bisa jadi pahala atau dosa, kalau yang kita tulis sebuah dosa dan itu menjadi mala petaka bukankah kita juga akan mendapat siksa di akhirat sana? uang memang jadi perangsang, namun bukan berarti apapun bisa kita pajang kan.

Seorang pejuang senjatanya pedang, seorang penguasa senjatanya fatwa, seorang ulama sengajanya adalah lisannya, seorang pujangga senjatanya adalah karyanya. Kita bukan pejuang, penguasa apalagi ulama. Tapi kita bisa menjadi pujangga dengan menghasilkan karya, sebuah karya di dunia maya yang akan terus dibaca. 

Sekarang pilihan ada di tangan anda. ngeblog dapet pahala, atau milih dosa?
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Blog Cerita Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger