Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

Saturday, February 9, 2013

Perbandingan Type Makan di Perusahaan. Beberapa type makan di kantor, atau perusahaan pernah saya temui. Sebenarnya agak bingung juga untuk memberi judul, yang ingin saya bahas adalah bagaimana jenis makanan yang sering ada di perusahaan. Paham maksudnya? Langsung saja ke pembahasannya dah kalau begitu.

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

1. Type Prasmanan (kantin)

Nah beberapa perusahaan dan biasanya yang sekelas manufacturing, type makan siangnya adalah di kantin. Dimana kalau di kantin tersebut, di suguhkan berbagai macam pilihan dan menu yang berbeda beda, dan kita di persilahkan ngambil sendiri. Jadi bebas mau seberapa banyaknya, tapi untuk lauk biasanya di batasi, kaya ayam atau dagingnya tidak boleh dobel.

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

Keuntungan dan kelemahan mengunakan sistem ini apa? kalau keuntungannya, makanan bisa sesuai porsi kita. Jadi kalau yang makannya banyak, dia tanpa malu malu ambil nasinya banyak dan kalau yang emang makannya dikit, dia ngambil sedikit. Jadi pas dan sesuai untuk ukuran mereka. Tapi, kelemahannya adalah yang datang terakhir biasanya akan kehabisan menu, jadinya ya cepet cepetan, siapa cepat dia dapat.

2. Type Kantin di Field

Nah untuk yang bekerja di pertambangan atau perminyakan, dimana wilayah kerjanya kadang di hutan atau di tempat tempat tertentu yang jauh dari peradaban. Makannya biasanya pula kantin, mirip dengan yang pertama. Bedanya, koki yang masak itu banyak dan dia terus memasak sampai dengan waktu nya makan selesai, bahkan lebih. Jadi ga akan khawatir kehabisan menu, soalnya menunya pun masih terus di masak dan di suguhkan terus.

Keuntungannya, wah banyak banget. Seperti yang pernah saya alami waktu di kondur petroleum, saya yang waktu itu hanya ikut untuk sementara senangnya minta ampun. Makanannya banyak, trus menunya bermacam macam, ada nasi goreng, ada roti, ada nasi putih dan lain sebagainya. Dan pilihan lauknya pun bermacam macam pula. Namun kelemahannya adalah bosen, soalnya mereka makan di sana tidak hanya siang, pagi dan malam pun makan disana. Namanya juga di lapangan, jadi biasanya mereka disana dua minggu, dan kemudian dua minggu lagi baru ke darat. Bisa kebayang kan, kalau selama dua minggu makanya itu terus dari pagi sampai sore. Apalagi kita tau jenis kokinya, dan biasanya masakannya pun tidak terlalu berbumbu alias ga nendang.

3. Type Katring

Perbandingan Type Makan di Perusahaan

Nah kalau yang makanan type katring, biasanya di kantor kantor. Jadi makanan sudah di pisah di kotak kotak tertentu untuk satu orang. Kelebihannya, tidak mungkin kekurangan menu, karena satu orang menerima satu dan tidak terpengaruh orang lain. Tapi kekurangannya, kalau nasinya sedikit, atau ada menu yang tidak kita sukai, kita tidak bisa apa apa? ya di terima aja segitu. So, kadang suka ada makanan yang sisa di tempat katring itu, sanyang aja dan mubazir aja melihatnya.

4. Type Beli Sendiri

Nah saya juga pernah mengalami kerja dimana makanya kita ya beli sendiri, kita tidak di sediakan dari perusahaan. Untungnya, kita bisa memilih makanan yan beragam di luaran. Kekurangannya, kadang cape juga kalau harus beli keluar, apalagi kalau pas hujan, ehm bikin males keluar aja. Dan yang paling menyiksa, kadang kita tidak mendapat jatah makan atau uang makan dari perusahaan, artinya kita harus memotong gaji kita untuk membeli makanan itu.

Ya semua itu ada kurang dan lebihnya si, dan semua itu pernah saya rasakan selama kerja di beberapa tempat belakangan ini. Semua punya rasa berbeda dan cerita berbeda, bagaimana dengan anda? punya pengalaman tentang perbandingan type makan di perusahaan

Membangun Usaha Sejak Kerja

Sunday, February 3, 2013

Membangun Usaha Sejak Kerja. Saat kerja, tidak ada salahnya kita mulai membangun usaha. Karena, kita tidak tau sampai kapan kita akan di butuhkan di tempat kerja tersebut. Mungkin bisa jadi si gajinya cukup, namun 3-10 tahun kedepan, masih cukupkah itu? belum lagi anak yang mungkin sudah makin besar dan juga butuh biaya lebih. Maka dari itu, tidak ada salahnya kita mulai usaha sejak kerja.

Membangung Usaha Sejak Kerja
Pertimbangan selanjutnya adalah, kita tidak akan pernah tau yang namanya kesehatan. Bisa jadi, pas di tengah jalan kita kurang sehat, darimana lagi sumber penghasilan kita selain dari usaha. Yang notabene, mungkin perusahaan sudah tidak menginkan kita lagi. Jadi tidak ada salahnya mencoba beberapa usaha seperti di bawah ini:

1. Binis Kontrakan

Bisnis kontrakan adalah usaha yang paling ideal, karena kita tidak perlu lagi bekerja. Seperti aset kalau Robbert Kiyosaki bilang. Soalnya kalau kita sudah punya kontrakan, orang yang menempati tinggal membayar ke kita. Jadi kita tidak perlu banyak bekerja, uang yang akan datang untuk kita. Begitulah orang yang punya aset.

Namun seperti kita tau, membuat kontrakan atau kost kost an itu tidak mudah. Perlu modal yang luar biasa, dan disitulah nilai kita bekerja. Kita bekerja keras di tempat kerja, kita kumpulkan uang lalu kalau ada rejeki lebih kita bangun aset berupa kontrakan. Lumayan nantinya penghasilanya bisa untuk menambah uang belanja, apalagi nantinya kalau sudah pensiun, anda tetap punya penghasilan yang lumayan dari kontrakan.

2. Dagang

Usaha yang paling ideal kedua adalah dagang. Bisa bermacam macam jenisnya, bisa yang kita buka toko di rumah. Kita yang nyari modal, kemudian belanja dan istri kita yang menjalankan sisanya di rumah. Bisa juga di pasar atau tempat temat tertentu. Mungkin si awalnya untungnya tidak terlalu besar, tapi kan yang penting bukan untungnya, toh kita juga masih bisa mengandalkan gaji. Tapi paling tidak kita memulai usaha, dari kita membuka warung kecil kecilan, kita jadi punya pengalaman apa saja yang dibutuhkan agar toko kita yang kecil ini bisa maju.

Membangung Usaha Sejak Kerja
Atau kalau anda tidak mau buka toko, bisa berdagang keliling. Menjual baju atau hal lain yang bisa jadi kita bawa ke kantor, atau tidak perlu membuka toko tapi orang lain tau kalau kita berjualan. Itu lebih mudah dan murah, yang penting ada pemasukan lain selain dari kerja di kantor.

3. Bisnis Dari Hobbi

Usaha yang lain adalah dari hobbi, hal hal sepele mungkin yang tidak terpikirkan tapi itu bisa di jadikan usaha. Tidak melulu karena uang si, bisa jadi karena ketentraman. Karena tentram itu mahal harganya. Bisa jadi, anda yang hobi musik bisa menjadi guru musik. Atau anda yang bisa mengajar, boleh lah untuk memberi training atau les.

Membangung Usaha Sejak Kerja
Atau dari hobi hobi yang lain. Hobi memelihara burung, bisa jadi itu menjadi lahan bisnis ketika ada teman lain yang mau atau minta di belikan burung. Paling tidak, kita menjadikan hobi kita tidak hanya sebagai hobi, tapi juga kita mulai memikirkan bisa tidak di jadikan peluang usaha.

Namu pada akhirnya, anda juga yang harus pandai mengatur waktu. Jangan sampai usaha kecil kecilan yang anda bangun malah menggangu pekerjaan anda di kantor dan membuat performa kerja anda menjadi jelek. Saya kira sudah saatnya anda Membangun Usaha Sejak Kerja

Berapa Besar Gaji Ideal

Thursday, January 24, 2013

Berapa Besar Gaji Ideal. Berapa gaji yang kamu inginkan atau kamu bayangkan di perusahaan? sudah kah itu sesuai?. Nah berbicara gajih, sepertinya tidak akan ada habisnya disamping itu pula berapa si sebenarnya gajih ideal itu?

Gaji itu relatif, tidak bisa di ukur hanya dengan nilai rupiah saja. Sebagi contoh, kamu sekarang di gajih misalnya 2 juta, apakah itu besar atau tidak? itu pun tergantung. Tergantung pembandingnya. Kalau kamu membandingkan dengan gajih orang yang bekerja sebagai bos, atau orang yang kerja di oil company misalnya, mungkin gajih segitu di bilang kecil. Tapi kalau kamu bandingkan dengan gajih nya para buruh, seseorang yang susah payah mencari uang dengan menjual keringat. Gaji dua juta boleh di bilang besar. Disamping itu tergantung tempatnya pula, kalau di daerah, gaji segitu pun sudah lebih dari cukup untuk sekedar hidup.

Berapa Besar Gaji Ideal

Namun kembali lagi dengan sifat manusia yang tidak pernah puas, di gajih berapapun akan selalu kurang dan terasa kurang. Andai kan kamu di gajih 5-10 juta perbulan pun, aku rasa kamu akan masih terasa kurang. Dan itulah sifat manusia yang memang tidak pernah puas.
Tapi saya katakan, berapapun gajih mu, itulah yang pantes untukmu dan kamu akan cukup dengan uang itu. Sebagai contoh, kalau kamu di gaji 2 juta, maka kamu pun akan masih bisa makan dan berbelanja. Makan secukupnya di warteg atau tempat makan tertentu. Kemudian menabung sejumlah tertentu dan akhirnya habis juga. 

Seberapa Besar Gajimu

Sekarang lihat orang yang di gaji 7 juta, mereka pun gajinya akan habis juga. Mereka yang gajinya tinggi, pola hidupnya pun akan tinggi dan yang di beli di kelas kelas tinggi pula. Makan di restoran atau sekedar belanja di mall misalnya. Tapi toh pakain yang di beli itu itu juga, mungkin yang orang gajinya pas dia belinya di pasar. Orang yang gajinya tinggi belinya di mall. Toh sama sama pakaian kan? disamping itu mereka membayar harga lebih mahal karena pajak untuk mall dan untuk gengsi mereka.

Orang yang gajinya gede, mereka akan tinggal di kost yang harganya lebih mahal. Otomatis gajinya pun juga secara proporsional terkuras juga. So berapapun gaji kita sekarang, itulah yang pantas kita nikmati. Kita syukuri.

Belum tentu gaji besar pun berkah, mungkin gaji yang seadanya pun boleh di bilang berkah. Masih bisa menabung, masih bisa bersodakoh dan yang penting sehat. Kalau gaji besar, bisa jadi dia terlilit hutang, punya masalah dengan kredit ini dan itu dan lain sebagainya. Belum lagi kalau dia sakit, bisa jadi gajinya pun habis.Sebab, yang namanya rizki kerjaan, itu tidak bisa kita paksaan. Semua itu karunia, bisa aja kita yang kemamuannya kurang, eh dapet kerja yang enak. Ada juga yang orang pinter, eh dapet kerja yang ternyata biasa aja. Semua itu adalah rahasia ilahi, kita ga akan pernah tau, yang bisa kita lakukan adalah berusaha dan mensyukurinya.

Sikap Terhadap Besarnya Gaji

Berapa Besar Gaji Ideal
Jadi sebenarnya bukan bepara gajih kita, tapi keberkahan di dalamnya. Soalnya, sekalipun anda punya percetakan duit, yang namanya berkah itu sulit di dapat. Berkah tu ga cuma duit, bisa kelancaran usaha, kelancaran kegiatan dan kebahagian, ketenangan dan juga kesehatan. Dan itu semua goib, tida bisa di ukur oleh besarnya gaji.

So nikmatilah hidup ini, yang terpenting adalah menysukurinya. Karena dengan mensyukurinya, kita akan di tambah nikmatnya oleh Alloh. Dunia ini akan selalu berputar, mungkin saat ini kita gajinya pas pasan, beberapa tahun yang akan datang, bisa jadi kita yang berada di puncak. So, berusahalah untuk selalu menyukuri dan tidak mencari cari berapa gaji yang ideal

Sikap Saat Pertama Kali Kerja

Wednesday, December 26, 2012

Sikap saat pertama kali kerja. Pertama kali kerja, merupakan hal yang paling menyenangkan oleh karenanya perlu di imbangi dengan sikap yang baik. Kenapa pertama kali kerja itu menyenangkan, sama seperti hal hal yang lain ketika kita pertama kali melakukannya. Walaupun grogi, tapi disitulah kita dapat pengalaman yang baru dan berhaga, paling tidak kita akan mendapat duit dari hasil kerja keras kita sendiri, ya ga?
Pertama kali kerja, adalah hal yang amat vital. Bukan seberapa besar gaji yang kita dapatkan dan bidang yang kita kerjakan, namum masalah sikap. Sikap untuk mengalahkan idealisme kita ketika kita sekolah atau berstatus mahasiswa.
Sikap Saat Pertama Kali Kerja

Ketika kita kuliah, kita mungkin menginginkan nanti kalau kerja akan mendapat gaji sekian, fasilita ini dan itu serta berbagai harapan yang lainnya. Bagus memang, artinya kita bercita cita dan berangan angan. Namun yang namanya kerja, itu adalah sebuah rizki, sesuatu yang memang menjadi rahasia ilahi yang termasuk juga maut dan jodoh. Kalau yang namanya jodoh, kita kan ga tau siapa akhirnya menjadi pendamping kita, bisa aja kita ud pacaran lama eh ternyata putus. Sedangkan yang baru kenal, bisa aja malah jadi istrinya. Jadi jodoh itu pun misteri sebagai mana layaknya kerja.

Kita bisa aja mengharap hal yang besar dari perkerjaan, bidang kerja yang sesuai background misalnya. Namun, kadang emang kerjaannya lagi belum ada atau mungkin kita tidak masuk kualifikasi ketika diadakan seleksi jenis pekerjaan tersebut. Nah disitulah sisi kita untuk mengalahkan ego kita, mengalahkan idealisme dan mimpi mimpi kita.

Saya punya teman di kalangan lulusan dari universitas ternama seperti ITB, UI atau ITS. Ketika mereka dalam masa masa akhir kuliah, mereka kadang sering berbicara tentang harapan dan kerjaan kedepan. Namun ketika mereka lulus, mereka baru merasakan sulitnya mencari kerja dan kenyataan yang saya tau, mereka ternyata kerja di tempat yang boleh di bilang tidak jauh dari apa yang mereka angankan dahulu.

Ya boleh lah kita menginginkan gaji 5 juta, di Oil Company, fasilitas ini dan itu. Namun kembali lagi, rizki (kerjaan) itu barang yang misteri, kita ga akan pernah tau. Jadi ketika ada kerjaan di depan kita, lebih baik terimalah itu dan nikmati lah disitu sambil mengerti seperti apa yang namanya kerja, seperti itulah sikap ketika pertama kali kerja.
Setelah kalian menggerti seperti apa kerja, bagaimana lingkungan dan kegiatan di dalamnya. Baru nanti kalian akan lebih menghargai yang namanya kerja.
Sikap Saat Pertama Kali Kerja
Setelah dapet duit, terserah dah mau di apain aja. kalau kita biasanya selalu mengandalkan duit dari orang tua, dan kalau beli apa apa musti ijin atau bahkan kadang minta jatah lagi. Sekarang sudah tidak, semua bebas kita mau beli apa asal cukup aja duitnya, hehehe. Hal yang menarik lainya ketika kerja adalah, kita sudah tidak lagi perlu menghapal seperti layaknya di sekolah. Jadi, sedikit lebih enak.

Namun tidak mutlak lebih enak di banding dengan sekolah, di kerja pun kita punya tantangan baru yang berbeda dengan dunia sekolah. Masih tetap ada ujian, terutama dari atasan atau kalau sedang di kejar deadline. Masih pula harus belajar hal hal baru yang bisa jadi sangat berlainan dengan dunia pendidikan ketika kita kuliah.

So, semua kembali kepada anda. Ada yang menanti pekerjaan yang di impikan sehingga beberapa pekerjaan yang ada di depan mata di tolak, padahal kejaan yang di angankannya pun belum tentu menjadi miliknya. Ada juga yang punya sikap, apapun kerjaan yang pertama kali menerima saya, itu saya akan lakukan. Semua itu tergantung sikap anda, yang harus dipahami bahwa kerjaan adalah rizki, yang penting kita harus memiliki carapadang dan sikap yang benar saat pertama kali kerja.

Adaptasi di Tempat Baru

Monday, October 29, 2012

Adaptasi di tempat baru. Bagaimana cara adaptasi di tempat baru, misalnya ketika baru pertama kerja? atau tempat lain seperti baru masuk universitas misalnya. Adaptasi mutlak perlu dilakukan bila kita memasuki dunia baru dan kalau kalau kita mau bertahan. Seperti konsep Charles Darwin, "yang lemah akan binasa yang kuat akan bertahan" Pertanyaan sederhana, bagaimana supaya kuat? ya kita beradaptasi agar kita bisa menyesuaikan diri dengan lingkuangan.

Bentuk adaptasi paling sederhana adalah dengan kita mengenalkan diri kepada lingkungan. Dengan mengenalkan diri terhadap lingkungan, lingkungan nantinya akan memperkenalkan kepada kita. Bagaimana bisa? Misalnya, kita baru di kampus, kita tidak tau dimana dan bagaimana mengurus pendaftaran ulang dikampus, apalagi kita orang baru dan bukan dari daerah tersebut ditambah kita tidak punya taman sama sekali. Yang perlu kita lakukan hanyalah bekenalan dengan salah seorang dari mahasiswa yang sama sama baru, darinya kita akan merasa senasib sepenangungan dan kita akan mencari tau bersama.

Sukur kalau yang kita ajak kenalan adalah orang asli dari daerah tersebut, dia akan mengenalkan kepada teman temannya dan tentunya kita akan dikenalkan pada lingkungan yang baru. Dari situ kita akan mengenal dimana tempat kost, dimana tempat makan dan tempat tempat lainya yang belum kita ketahui.

Lalu bagaimana adaptasi di tempat kerja? yang kita sendirilah yang menjadi orang baru di sana sedangkan tidak ada yang masuk bareng dengan kita. Dimana orang orangnya baru, lingkungannya baru dan pergaulannya baru yang kita sendiri belum pernah sama sekali mengetahuinya. Mungkin ini akan membuat stres sebagian orang, kenapa? karena teman saya sendiri pun ketika pertama kali kerja di 'kerjain' sama orang di sana.
Adaptasi di Tempat Baru

Pengalaman Adaptasi Di Tempat Kerja Baru

Teman saya itu baru, dia masuk setelah saya masuk kerja. Jadi, saya sedikit lebih senior. Dan setelah beberapa lama, dia ternyata mengaku kalau disuruh mencari seseorang dan ternyata orang yang pertama kali di tanya adalah orang yang dia cari, jadi dia sempat mencari mutar muter sebelum akhirnya tau kalau orang pertama tadi adalah orangyang ia cari.

Dan ketika aku menemuis si bapak tadi yang ngerjain temanku, dia ternyata bercerita.
'za, kamu kenal si asti?' tanya beliau kepada saya,
'kenal pak, kenapa emang?' jawab saya,
'kemarin habis aku kerjain dia' lanjut si bapak 'masa orang S1 sikapnya kaya gitu' beliau sambil cerita apa yang terjadi.
Yang jadi pertanyaan kenapa temanku yang di kerjain, sementara aku sendiri yang masih tergolong baru tidak di kerjain, jawabanya karena aku lebih cepat bisa beradaptasi.

Cara Adaptasi Di Tempat Baru

Sebenarnya kalau kita mau adaptasi di tempat baru tidaklah sulit, cukup mudah caranya yaitu dengan kita berkenalan dengan satu satu orang saja di perusahaan. Usahakan agar kita akrab, tapi jangan so akrab, semua butuh waktu dan proses tapi kita bisa mempercepatnya. Biasanya orang yang aku kenal pertama kali adalah officeboy, karena mereka lebih merakyat asal kita mau mengahargai bukanya merendahkan. Kalau kita kenalan langsung sama orang yang se-level atau bahakan senior kita, kita akan di cuekin karena memang itulah latihan mentalnya. Tapi itu tidak berpengaruh bagi aku karena aku gunakan teknik pengenalan ke level yang paling rendah dulu.

Seorang officeboy, dia akan tau seluruh informasi dari kantor tersebut bahkan gosip sekalipun. Ambil hati orang tersebut dan kita akan tau semua informasi, biasanya saya akan mencari officeboy yang berjualan. Atau seseorang yang berjualan makanan di sana, dengan kita membelinya, dia akan merasa di hargai, kemudian kita mulai tanya sedikit demi sedikit. Selain officeboy, biasanya saya kenalan juga sama satpamnya. Paling tidak saya akrab sama keduanya, fungsinya apa? untuk teknik menghapal nama.

Karena nama adalah hal yang paling indah di dengarakan bagi seseorang, ia akan merasa dihargai kalau namanya di sebutkan. Kadang begitu kita kenalan, namanya sering lupa. Nah, saya tanya ke officeboy tadi, 'mba, orang yang duduk di sini namanya siapa ya?' dia akan menjawab, supaya tidak lupa lagi, saya catat dah. Hehe, kita sudah mendapat satu impresi yang baik dengan menyebut namanya nanti. Selanjutnya terserah anda.

Jadi bagaimana beradaptasi di lingkungan baru adalah dengan mengenal satu orang saja, jalin hubungan yang baik, dan darinya kita akan mendapat semua informasi yang kita butuhkan. selamat adaptasi di lingkungan baru.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Blog Cerita Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger