Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Tips Memilih Bimbel Persiapan Masuk Perguran Tinggi

Friday, May 24, 2013

Tips Memilih Bimbel Persiapan Masuk Perguran Tinggi, memilih bimbingan belajar yang notabene merupakan tempat les, perlu pertimbangan matang. Sebenernya semua bimbel sama aja si, sama sama membimbing belajar dan menuntun kita menuju tujuan akhir, yang dalam hal ini lulus perguruan tinggi atau sekedar lulus dari sekolah. Seperti yang saya ceritakan sebelumnya dalam strategi les untuk persiapan masuk perguruan tinggi, kali ini kita akan membahas strategi dalam hal memilih bimbel yang mana yang tepat.

Apa saja yang jadi pertimbangan dalam memilih bimbel? 

Mari kita simak ulasan berikut menurut cerita akan kost.

1. Baik Dalam memberikan Konsultasi 

Yang pertama yang harus di perhatikan adalah cari bimbel yang memiliki fasilitas konsultasi. Caranya gampang, ketika kita pertama kali daftar, kita lihat cara si resepsionisnya menawarkan, kita bisa aja kita tanya macem macem termasuk pula jurusan yang kita akan raih di perguruan tinggi nanti. Kalau si resepsionis memberikan tanggapan yang baik, maka itulah bimbel yang pantes untuk kita bergabung bersamanya.

Tapi kadang ada, dimana resepsionis memang tidak memberikan konsultasi, ia hanya sebagai seorang yang menjual tiket ibaratnya. Kita bisa nilai ko, apakah si resepsionis ini ramah, menyenangkan atau tidak. Kalau tidak enak, mending ga usah aja, soalnya ia mewakilkan seperti apa kualitas bimbingan belajar yang ditawarkan di dalamnya.

2. Masuk Jangan Karena Teman 

Nah satu hal lagi, memang dengan banyak teman akan menyenangkan. Apalagi bisa berangkat bareng, namun kalau soal masuk perguruan tinggi itu ga ada hubungannya dengan teman. Kita akan bersaing satu sama lain, termasuk saingan dengan teman kita, dan kita akan usaha sendiri. Jadi kalau hanya ikut teman, kita nantinya ga konsentrasi belajar, kita cuma ikut ikutan dan kita udah tau kemampuan teman seperti apa si.

Tips Memilih Bimbel Persiapan Masuk Perguran Tinggi

Kalau kita masuk di bimbel yang emang di dalamnya orang baru, kita akan kosentrasi karena memang kita ga kenal siapapun (awalnya) dan kita akan bersaing dengan sehat, karena yang ada di sana biasanya dari SMA yang berbeda. Disitulah kita akan serius, keseriusan kita akan di latih dan dipupuk untuk bersaing. Lagi pula yang namanya bimbel kan biaya kita sendiri, jadi kalau kita ga manfaatin bener bener, kita udah rugi waktu juga rugi uang.

3. Ikuti Tryout di Berbagai Bimbel

Sepengetahuan saya, bimbel atau lembaga pendidikan akan mengadakan tryout secara gratis, atau kalapun bayar, bayar aja toh murah biasanya. Darisana kita akan melihat metode soalnya dan juga metode pembelajarannya. Menilai bimbel ini sebaiknya di lakukan setahun, atau jauh jauh bulan sebelum kita akan les, jadinya kita masih punya waktu untuk mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang cocok dengan diri kita.

4. Jangan Tertipu dengan Iklan Bimbel

Kadang ada bimbel yang menawarkan iklan tertentu, misalnya kalau ga lulus uang akan kembali. Saya pikir bodoh, siapa yang mau uangnya kembali dengan taruhan ga lulus? ga ada kan, semua kepengin lulus. 

Jadi percuma kalau kita ngikuti iklan itu, bisa aja bimbelnya ga baik dan cuma menang di iklan aja, kita harus cari tau bener bener bimbel tersebut, jangan hanya terpancing dengan iklan.

5. Memiliki Evaluasi Secara Periodik 

Tips Memilih Bimbel Persiapan Masuk Perguran Tinggi
Satu hal lagi, yang perlu di ketahui adalah kita mencari bimbel yang memiliki sistem evalusai. Maksudnya apa? kita masuk di test dulu, misalnya suruh ngerjain beberapa soal sebelum masuk kelas, lalu dari apa yang kita kerjakan hasilnya di nilai dan kemudian di pajang. Jadi, kita tau seberapa kemampuan kita, kalaupun buruk, biarlah buruk pada saat les artinya kita masih bisa perbaiki, dari pada kita buruk pada saat ujian sebenarnya kan berabe, ya ga?

Jadi jangan mau bimbel yang hanya mengajar saja, tanpa memberikan soal ke kita. Memang enak si, kita ga perlu ngerjain soal jadinya kita ga susah susah. Tapi justru kalau kita ga mau bersusah susah sekarang, kita bisa susah di akhir. Kan lebih bahaya, oleh karenanya kita perlu memperhatikan beberapa Tips Memilih Bimbel Persiapan Masuk Perguran Tinggi

Strategi Les Untuk Persiapan Masuk Perguruan Tinggi

Saturday, May 11, 2013

Strategi Les Untuk Persiapan Masuk Perguruan Tinggi, penting ga si ikut les? apalagi les untuk masuk perguruan tinggi. Penting ga ya? ehm.. penting si, tapi yang lebih peting adalah strateginya. Kenapa saya bilang seperti itu? karena kita akan berhadapan dengan sifat natural manusia, yaitu bosan.

Memang si masuk perguruan tinggi sekarang tidaklah sesulit jaman dahulu, yang hanya bisa di peroleh dengan UMPTN atau SPMB. Sekarang, sudah berbeda nama tapi ya yang namanya testnya tetap seperti itu itu aja, cuma namanya aja yang ganti ganti. Dan lagi, kita bisa masuk dengan jalur khusus tidak harus melalui SIPENMARU atau sejenisnya.

Walaupun ada beberapa jalan, tapi tetap saja kita pun harus mempersiapkan masuk perguruan tinggi, yang dalam hal ini tentunya perguruan tinggi negeri. Karena, memang yang namanya perguran tinggi negeri masih menjadi favorit dan bergengsi tentunya. Oleh karenanya kita perlu mempersiapkan diri kita dengan les.

Strategi Les Untuk Persiapan Masuk Perguruan Tinggi
Sekarang seperti apa strategi les yang baik untuk persiapan masuk perguruan tinggi negeri? satu hal yang paling penting menurut saya dan sudah terbukti, yaitu masalah waktunya. Yaitu waktu yang baik untuk les adalah bukan dari awal kita kelas tiga smu atau sekarang lebih dikenal dengan kelas 12, tapi les baiknya adalah di akhir masa masa sekolah. Yaitu dimana kita akan benar benar menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.

Kita ambil kelas intensif, itulah waktu les yang paling baik. Kenapa saya bilang seperit itu? jujur si, pengalaman mengatakan kalau manusia itu mudah bosan, mudah untuk jenuh dan semangat akan sangat tidak menentu. Nah kalau kita belajar di awal, saat awal kelas 12 kita sudah les. Nantinya pas akhir kita mau test masuk perguruan tinggi, kita malah bosan dan males malesan. Suah biasa kita bertemu si, sudah biasa dengan soal soal sperti itu, jadinya hasilnya pun tidak maksimal.
Jadi baiknya kita ambil kelas intensif, jadi pas kita mau masuk perguran tinggi, kita malah lagi semangat semangatnya dengan lingkungan baru, yaitu lingkungan les. Dibanding teman teman yang sudah ikut dari awal, kita akan lebih semangat karena kita masih fress dan lagi senang senangnya.

Kelas duabelas adalah kelas yang paling menyebalkan, karena kita di hajar mati matian dengan pelajaran.  Belum lagi tambahan pelajaran dari sekolah, belum lagi test sana sini yang di lakukan oleh negara, kapan kita punya waktu untuk bermain? padahal bermain itu penting untuk menjaga otak kita tetap fress dan berpikir jernih saat ujian. Kalau kita kebanyakan les, wah kasian otak kita, bukan nya tidak baik si, tapi paling ga kita akan memilh cara yang efektif dengan memilih waktu les di akhir akhir kita duduk di kelas 12. Disitulah strategi les yang paling baik untuk persiapan masuk perguruan tinggi.

Pentingnya Mengikuti Organisasi di Sekolah

Saturday, February 23, 2013

Pentingnya mengikuti organisasi di sekolah. Pengalaman ber organisasi itu mutlak perlu dan bukan datang dengan sendirinya, melainkan kita yang harus mencari. Pertanyaan sederhana, kenapa si penting mengikuti organisasi? kalau basi aku si pentinya karena di sana kita belajar berkomunikasi, belajar memahami orang lain dan menerima pendapat.

Pentingnya Mengikuti Organisasi di Sekolah

Manfaat BerOrganisasi


Lewat beroganisasi, kita belajar untuk bisa menyampaikan pendapat. Dan kadang kita pula harus menerima pendapat orang lain kalau memang mereka lebih baik pendapatnya. Dari proses itulah tanpa disadari kita belajar berkomunikasi, kita di latih untuk berkomuniaksi tanpa harus membaca banyak buku. Yang namanya organisasi kan adalah kumpulan dari beberapa orang yang memiliki tujuan berasama dan ingin meraihnya berasama. Dan cara memperoleh tujuan itulah dengan cara berkomunikasi.

Mungkin terlihat sederhana dan sepele, bisa jadi pun tidak ada artinya bagi orang lain. Kebanyakan ada yang menilai sinis tentang organisasi dan bahkan ada yang menakut nakuti kalau orang yang mengikuti ornganisasi nantinya tidak bisa mengatur waktu dan sekolahnya malah jadi ga beres.

Pentingnya Mengikuti Organisasi di Sekolah
Gambar dari google, hanya ilustrasi
Menurut saya itu pendapat keliru, kita bisa ko dapat prestasi tinggi walau aktif organisasi. Dan beberapa teman saya termasuk saya pun sudah membuktikannya. Sekarang kita pikir sederhana aja dah, kalau memang kalian angep organisasi itu ngabisin waktu, lalu kalian mau ngapain dengan waktu kalian? apakah kalian punya sesuatu yang lebih bermanfaat dari organisasi? kalau kalian hanya menghindar karena takut kehabisan waktu, dan kalian hanya diam saja. Kalian ga dapet apa apa?

Bedanya orang yang aktiv organisasi dan tidak

Saya yakin kalian yang tidak mengikuti organisasi pun belum tentu PR selesai di kerjain, tugas beres. Bisa jadi pas ngumpulin tugas, sama sama belum seperti orang yang iktu organisasi. Tapi bedanya, mereka paling tidak punya pengalaman organisasi nantinya. Daripada kalian yang hanya diam saja dan bengang bengong di kost.

Satu sisi lain, nanti terlihat antara orang yang sering atau pernah berorganisasi. Ia lebih pandai dan tanggap kalau berbicara, sudah tidak malu untuk tampil di depan umum. Atau kalau di beri saran, mereka akan lebih bisa menerima tidak kolot seperti mereka yang tidak pernah berorganisasi. Sebab di akui atau tidak, suatu saat kita akan berbicara di depan umum. Entah jadi ketua RT nantinya atau sekedar memberi sambutan. Nah kalau kalian tidak pernah melatih untuk berbicara seperti itu, suatu saat akan cangung.

Coba deh liat babak bapak kalian kalau sedang rapat RT. Terlihat kan mana yang aktif dan bisa di ajak diskusi dan mana yang pasif, dan orang yang pasif itu pula kalau ngomong liat deh.Apakah nantinya omongannya tertata? nah itu pula yang membedakan semua yang aktif organisasi atau tidak. Walaupun setiap orang punya kemampuan yang berbeda dalam menyampaikan pendapat. Paling tidak, kalian akan tau hasil akhir dari manfaat pentingnya mengikuti organisasi di sekolah.

Cara Mengendalikan Rasa Cemburu

Thursday, February 7, 2013

Cara Mengendalikan Rasa Cemburu. Cemburu pada dasarnya adalah baik, namun harus di kendalikan agar tidak dikategorikan cemburu buta. Dalam setiap percintaan, yang namanya cemburu adalah bagian dari kasih sayang dimana orang yang memiliki rasa cemburu artinya ia juga memiliki rasa cinta dan merasa memiliki. Kalau sudah tidak ada cemburu, berarti sudah tidak ada lagi kata cinta, bukan begitu?

Cara Mengendalikan Rasa Cemburu

Lalu bagiamana mengendalikan rasa cemburu tersebut sehingga tidak meluap terlalu besar yang akhirnya bisa berujung pertengkaran atau sekedar ketidak nyamanan dalam hubungan. Berikut tips dari cerita anak kost tentang bagaimana mengendalikan rasa cemburu.

1. Cintai Pasanganmu Sewajarnya

Ada yang bilang kalau :
Cintailah pasanganmu sewajarnya, karena bisa jadi ia akan menjadi orang yang paling kamu benci. Dan bencilah orang lain sewajarnya karena bisa jadi suatu saat orang tersebut akan menjadi orang yang paling kamu cintai.
Kata kata bijak tersebut benar adanya, karena memang masa depan tidak ada yang pernah tau. Bisa jadi, orang kita cintai dan saking kita cintai namun lama kelamaan menunjukan sikap yang tidak baik, mempermainkan kamu dan akhirnya kamu pun kecewa padanya. Dan pada akhrinya kamu bisa jadi membencinya, bahkan sangat. Jadi cintailah sewajarnya, sebab sesuatu yang wajar dan proporsional itu adalah baik.

Ketika kamu mencintai sewajarnya, dan pada kenyataan nya harus putus, maka kamu tidak ribut dengan sakit hati kamu, kamu tidak ribut dengan mencari cara bagaimana melupakan seseorang yang kamu cintai. Sebab kamu sudah sadar sebelumnya, dan cinta yang kamu berikan pun tidak terlalu besar. Seperti ini logikanya, ketika kamu mencintainya secara berlebihan itu seperti kamu seolah melambung tinggi, dan pada saat kamu jatuh rasanya itu akan sakit sekali. Jadi, berikan lah cinta sewajarnya saja kepadanya.

2. Pasanganmu Punya Kehidupan Pribadi

Alasan kedua untuk meredam rasa cemburu kamu, bahwa ia memiliki kehidupan pribadinya. Ingat, kamu masih pasangannya belum menjadi isri atau suaminya, artinya kamu belum berhak memilikinya secara penuh atau utuh. Kalau kamu sudah di ikat tali perkawinan, artinya kamu sudah sah untuk memilikinya dan terserah kamu mau diapain aja (Emangnya dia mau di apain ya? hehehe).

Kalau kamu terlalu banyak ngatur hingga membatasi dirinya untuk bergaul karena rasa cemburu kamu yang terlalu besar, takut takut ia diambil orang, itu tidak wajar. Ingat, sebelum sama kamu pun dia sudah memiliki kehidupan pribadi, dengan teman temanya atau sahabat sahabatnya. Lalu tiba tiba kamu datang dan kemudian kamu seolah memutus hubungan ia dengan teman temanya, apakah itu pantas?

Ketika kamu mencintainya, kamu pun harus memberikan kepercayaan padanya, biarkan dia dan lepaskan dia untuk bergaul dengan siapapun ia suka. Tanamkan rasa percaya kepadanya, bahwa kamu selalu mencintainya.

3. Cintai Ia Dengan Kebebasan

Pernah melihat kupu kupu? coba lihat kupu kupu, kalau ia di kurung aja tidak di beri kebebasan, dia akan mati. Kamu tidak bisa melihat lama keindahannya dengan mengurungnya, biarkan dia bebas, biarkan dia pergi dan merasakan kebebasanya. Dan kamu akan melihatnya dengan penuh rasa cinta.

4. Miliki Hoby Atau Kegiatan

Cara Mengendalikan Rasa Cemburu
Sebenarnya rasa cemburu yang berlebihan, kalau boleh jujur itu di sebabkan karena kurangnya kegiatan kamu jadinya kamu hanya terfokus padanya. Misalnya, kamu sedang sendiri di kamar dan tidak ada kegiatan lalu kamu sms pasanganmu menayakan dimana dan sedang apa? sementara pasanganmu sedang sibuk dengan kegiatanya dan ia akhirnya tidak konsen membalas sms mu, dan ujung ujungnya kamu marah bahkan cemburu karena sms ga di bales. Begitu kan biasanya, marahan dari hal sepele yang sebenarnya masalahnya itu dari kamu, kamu yang ngangur dan ga ada kegiatan.

Coba kamu memiliki kegiatan atau kesibukan, pikiranmu tidak lagi di hiasi oleh bayang bayang dirinya dan yang ada hanya kegiatan yang inggin kamu selesaikan. Dengan adanya kegiatan, kamu pun bisa lebih tenang dan tidak ada yang pelu di khawatirkan. Ya itulah tips sederhana bagaimana cara mengendalikan rasa cemburu

Cara Mengatasi Minder

Thursday, December 13, 2012

Cara mengatasi mider. Bagaimana sih mengatasi minder atau rasa malu? bagi sebagian orang mungkin ini tidak jadi masalah, namun bagi sebagian orang lagi mengatasi rasa malu menjadi ganjalan terbesar. Setiap orang punya rasa minder dalam keadaan tertentu, namun sebagian lagi rasa minder tersebut terlalu besar sehingga menyebabkan dirinya menjauh dari kehidupan atau teman temannya. Mengatasi minder itu bukan sebuah anugrah, namun sesuatu yang perlu kita ciptakan dan kita biasakan agar rasa minder itu tidak menjadi ganjalan lagi bagi diri kita. Memang ada bebarapa orang yang cuek, namun bukan berarti mereka tidak minder, ada kalanya mereka juga malu, tinggal bagaimana mereka memfokuskan pikiran saja.

Setiap Orang Merasakan Minder

Yang namanya minder itu wajar, karena di dunia ini tidak ada yang sempurna, setiap orang selalu punya sisi kekurangan dan kelebihan. Ditambah lagi jiwa manusia yang sering membanding bandingkan sesuatu, memang hal tersebut sudah menjadi tabiat manusia. Orang yang tamatan SMA bisa saja malu dengan orang yang lulusan D3 atau S1, ia minder. Tapi kalau dia ketemu orang yang hanya tamatan SMP, dia akan bangga dan lebih percaya diri mengalahkan rasa mindernya.
Cara Mengatasi Minder

Pertanyaan sederhana, lalu apakah mereka yang memiliki gelar S1 tidak akan minder? atau orang yang profesor pun tidak akan minder? ada kalanya mereka pun minder dengan orang yang lebih pinter, orang yang lebih tinggi pendidikannya ataupun lebih hebat sekolahnya. Itu dari sisi pendidikan, bisa saja dari sisi lainya, yang pasti setiap orang punya sisi minder.
Apa si minderi itu? orang yang minder adalah orang yang memfokuskan sesuatu hanya pada kekurangganya saja. seakan dia tidak punya kelebihan yang lain.
Coba lihat, orang yang punya jerawat satu aja di wajahnya, setiap bercermin yang dipikirin hanya jerawat aja. Satu benjolan kecil yang ia fokuskan, gelisah marah dan lain sebagainya seolah itu merupakan sumber bencana. Kalau sudah seperti itu, apa coba yang di lakukan? di pencet, kaya gambar di bawah ini nie.

Cara Mengatasi Minder

Padahal ia tidak sadar, bahwa ia di karuniai wajah yang cantik, wajah yang mulus tapi yang ada dipikirannya hanya jerawat mulu. Padahal kan jerawatnya hanya sementara saja, ya tidak? lalu kenapa kita di pusingkan? Ya tapikan saya malu, pertanyaannya malu kenapa? apakah orang akan melihat hanya kepada jerawatnya saja? hanya pada benjolan itu saja? atau jangan jangan kita yang menciptakan monster pikiran sendiri?

Jerawat hanya sebagian kecil dari minder yang sering kita lakukan (mungkin kamu ya, kalau aku si ga pernah minder karena jerawat si... hahah). Kadang ada yang minder karena hartanya, miskin, malu kalau orang sampe tau dan akhirnya menutup nutupinya dengan dengan berbohong. Ingat, ketika seseorang mulai berbohong untuk menutupi sesuatu, ia akan berbohong keduakalinya untuk menutupi kebohongan yang awal, lalu ia akan membuat kebohongan lainya lagi, dan lagi dan lagi. Lalu sampai kapan kita akan berbohong? kalau suatu saat orang lain akan tau, bukanya kita akan lebih malu?

Bagaimana mengatasi minder atau rasa malu?

1. Jujurlah pada diri sendiri

Kejujuran adalah hal yang paling utama dalam mengatasi minder, kalau kita punya jerawat. Jujurlah, iya memang saya lagi berjerawat, tapi kan bukan berarti saya jelek. Kalau kita tidak bisa sesuatu, ga bisa ngaji misalnya, jujulah, maaf, saya memang belum bisa ngaji, tapi saya lagi berusaha jadi doa kan saja ya. Kalau ga punya uang, jujurlah saja, maaf uang saya belum saya potong, masih dalam lebaran jadi kamu dulu yang traktir ya ( kan enak nie sambil bercanda). Ya kejujuran itu mudah dan enak ko, orang malah jadi mengerti dan tentunya jadi simpati.

Dari pada kita menutup nutupi dan akhirnya ketauan, orang malah jadi benci nantinya karena telah merasa di bohongi. Dan kita pun merasa tak enak kalau terus menerus berbohong, ya ga?

2. Ingat setiap orang pun punya kekurangan

Dengan menyadari bahwa setiap orang memiliki kekuranggan, kita akan lebih bisa menerima kekurangan yang ada pada diri kita. Soalnya tidak ada orang yang dilahikan dengan kesempurnaan, meskipun kita melihatnya seperti itu. Lihat orang orang yang sempurna, artis yang kita idolakan mungkin, apakah mereka nyaman dengan semuanya? tidak juga, ada kalanya keluarganya berantakan, ada kalanya mereka di ketahui bermasalah, mengunakan obat obatan dan lain sebagainya. Apakah mereka tidak pernah malu? ada kalanya mereka malu juga, ketika berbuat kejahatan atau ketahuan sesuatu keburukannya misalnya. Jadi, tidak ada yang perlu kita takutkan atas kekurangan kita, karena setiap orang pun memiliki kerkuangan hanya saja tempatnya tidak sama.

3. Berhentilah membandingkan

Cara Mengatasi Minder
Ini yang penting, kita jadinya minder karean kita menciptakan gambaran ideal dalam diri ini. jadinya, ketika kita tidak memenuhi hal tersebut kita menjadi minder dan malu, akhirnya kita pun mulai minder. Sudah lah tidak perlu membandingkan dri kita dengan orang lain, kita ya kita orang lain ya orang lain. Apa yang membuat kita sedih belum tentu orang lain pun merasa sedih akan hal tesebut kan. Apa yang membuat kita malu belum tentu orang lain juga malu akan hal itu kan, jadi ya kita nikmati keadaan kita, itu akan membuat kita lebih tenang.

4. Bersyukur

Kalau kita tidak boleh membandingkan dengan melihat keatas, cobalah melihat kebawah, ke orang yang memiliki kekurangan daripada kita. Kita punya motor butut, hasil warisan kakak dan kita kepengen motor baru, lihatlah teman teman kita yang berjalan kakai, yang tiap hari harus ngangkot, panas terik pun di lewati. Masihkah kita akan merasa malu atas motor butut tesebut?

Kita yang berjalan pincang, lihatlah kawan kita yang tidak memiliki kaki, mereka masih harus mengunakan tongkat untuk membantunya berjalan. Jadi jangan lah merasakan minder, untuk apa semuanya, kita harus lebih banyak bersyukur dan menikmati apa yang kita miliki saat ini.

5. Minder tidak akan merubah keadaan kita


Lawan, kita harus melawan kesulitan kita. Kita tidak berani bicara di depan umum, apakah kita akan selalu diam dan menghindar terus menerus. Kalau ada kesempatan, maju aja, toh hal tesebut tidak akan membuat kita mati. Kalau masalah di tertawakan, ya biasa, orang yang menertawakan juga belum tentu lebih berani dari pada kita? ya ga?

Jadi ga ada lagi alasan, masalah minder itu hanya dalam pikiran kita dan kita yang menciptakan monster itu sendiri. Semoga kita tidak bingung bagaimaan cara mengatasi minder

Cara Mengatasi Sedih Diputus Pacar

Tuesday, November 13, 2012

Cara mengatasi sedih diputus pacar. Siapa yang ga sedih, ketika ia di putusin oleh kekasih atau pacarnya. Biasanya kita berdua, biasanya kita bersama dan biasanya kita saling bercerita dan sekarang kita di hadapi kenyataan bahwa kita sudah tidak bersamanya lagi.

Cara Mengatasi Sedih Diputus Pacar

Sebenarnya yang membuat sedih adalah keputusannya bukan kenyataanya. Maksudnya? sebenarnya logika ketika orang di putus adalah seperti orang lagi enak enaknya naik motor, eh tau tau ada yang motong jalan kita, kaget kita dan bisa jadi marah, tapi setelah itu ya kita tetap jalan lagi dengan motor itu. Ya sama ketika kita berpacaran, awalnya memang enak karena kita selalu berdua dengan si dia, tapi di tengah jalan entah mengapa kita harus putus, itu lah yang membuat sedih. Moment moment setelah kata putus di ambil itulah yang membuat kita sedih, padahal sebenarnya kita pun belum berusaha menjalankannya. Dan bukan tidak mustahil kita bisa jalan sendiri tanpa si dia, soalnya sebelum kita bersamanya, kita pun memang pada dasarnya sendiri.

Moment ketika putus adalah moment yang paling tidak menyenangkan, dan akan selalu memiliki kesedihan. Oleh karena itu, saya ingin sedikit berbagi tentang bagaimana cara mengatasi sedih diputus pacar?

Paradigma yang harus dipahami ketika di putus pacar

1. Putus Bukan Jurang Perpisahan

Ketika kita harus putus, ingat lah itu bukanlah jurang perpisahan, kita hanya tidak lagi memiliki dia sebagai kekasih. Namun kita masih bisa berteman dan bertemu dia setiap saat yang walau memang tidak mudah untuk mememahami kenyataan ini. Serasa kita ingin memilikinya, tidak salah memang dengan rasa memiliki karena dengan itu kita akan memberikan perhatian yang penuh dengan apa yang kita miliki, namun kita pun harus sadar bahwa kita tidak bisa memiliki ia berlebihan. Ia memiliki kehidupan pribadinya sendiri, dan rasa memiliki itu pun hanya berlaku saat kita menjadi kekasihnya, menjadi pacaranya. Saat semuanya itu berakhir, kita pun harus rela melupakannya.

Jikustik pernah bilang dalam sair lagunya,

Mungkin dengan perpisahan kita akan mengerti, arti pertemuan.

Dan saya kira tepat, perpisahan yang kita alami saat ini akan membuat kita mengingat kembali moment moment penting bersama dirinya. Saat saat yang kita lalui bersama dirinya yang mungkin sudah kita anggap biasa pada saat ketemu, namun dengan perpisahan itu, kita akan mengingat kembali setiap detik bersama dirinya. Dari sana kamu akan mengerti betapa berartinya ia untukmu.

Dan kabar baiknya, dia pun merasakan hal yang sama. Ingat sekali lagi, putus bukan jurang perpisahan. Mungkin seiring berjalannya waktu, kalian akan di pertemukan kembali dan saat saati itulah kalian akan lebih bisa mencintai karena kalian telah paham sebuah arti pertemuan. Hidup itu masih panjang, jangan terlalu larut dalam kesedihan, kita masih punya banyak kesempatan bersamanya di lain waktu dengan perasaan yang baru.

2. Kesedihan yang Kita Alami Hanya Sementara

Kesediahn yang kalian alami saat putus cinta pada dasarnya adalah cuma sementara, hanya beberapa saat dari hidup kalian. Berapa paling lama kamu bersedih, sehari dua hari, atau sebulan dua bulan, coba bayangkan dengan berapa umur mu sekarang ini? masih berpengaruh kah?

Cara Mengatasi Sedih Diputus Pacar




Ya saya tau dan saya pun pernah mengalami kesedihan saat putus, bisa sehari dua hari tidak bisa tidur. Hawanya ingin saja kembali bertemu dengannya dan menjelaskan kembali duduk persoalannya. Namun, seberapa pun kamu mencoba, itu tidak akan mempan karena kalian berdua kondisinya sama sama panas (dan mungkin sama sama marah). Cobalah untuk meredam satu dua hari, kalau sudah bisa berpikir tenang cobalah bicara baik baik dengannya atau kalau dirasa itu keputusan yang tepat, janganlah kembali di pikirkan.

Cobalah berusaha untuk melupakannya, pahami cara yang tepat bagaimana melupakan seseorang yang kita cintai. Bahwa apa yang kita alami saat keputusan itu datang, itu hanya beberapa saat ko, selanjutnya kita akan mampu berdiri tegar. Kalau saat saat ini kamu bersedih karena di putus pacar, ya itu wajar, namun jangan larut terhadap kesedihan.


3. Pasangan Kita Pun Bersedih

Ketika kita mengalami kesedihan saat putus, ingat satu hal bahwa pasangan kita pun bersedih. Ia pun akan merasakan kehilanganmu, dan bahkan lebih besar bebannya, kenapa?. Karena orang yang memutuskan (yang mengucapkan putus) itu ikut pula memikirkan pengaruhnya terhadap kekasihnya. Dia akan memikirkan : benarkah keputusan yang aku buat, dia berbuat nekat ga setelah aku putusin, benar ga aku bisa jauh dari dia, dan berbagai pemikiran lain.

Jadi kalau saat ini kamu bersedih, dia pun lebih sedih. Dia akan jauh lebih tertekan ketika bertemu kamu, menghadapi kamu dan segala sesuatu lain.

4. Cerita ke Orang Lain

Saat kamu sedang bersedih, cobalah cerita dengan orang lain, atau paling tidak jangan menyendiri. Karena orang yang menyendiri itu biasanya di temani setan, dan pikirannya akan jauh melayang kemana mana tanpa di batasi logika. Cobalah untuk bercerita, menerima masukan dari teman mu yang memang pikirannya lebih tenang darimu. Atau cobalah untuk ngobrol dengan temanmu, jangan hanya mengurung diri karena akan menambah kesedihan.

Ingat, saat  kamu putus kamu hanya kehilangan satu orang dari teman teman mu. Temanmu yang lain, ia akan masih tetap setia dengan mu untuk bercerita, jadi jangan lah terlalu bersedih. Kalau kamu ingin menuliskan kesedihanmu di kertas, itu ide yang bagus karena dengan menuliskan di kertas kita bisa mengungkapkan kemarahkan apapun ke dia. Dengan demikian, kamu akan merasa lega karena telah menyampaikan unek unek perasaanmu walau dengan secarik kertas. Setelah itu, simpan kertasnya dan jangan pernah mengirimkannya, karena akan bisa membuat masalah tambah panjang. Suatu saat nanti, kamu bisa membaca kembali surat itu dan melihat betapa lucunya kamu waktu kamu berseperludih dulu.

5. Ada Masalah yang Lebih Besar

Saat kamu sedih karena putus, ada baiknya kamu melihat realita kehidupanmu. Ingat apa saja yang harus kamu selesaikan. Ujian atau apapun, yang apabila tidak kamu selesaikan maka akan menyebabkan kekecewaan orang tuamu misalnya, dan itulah masalah yang lebih besar sebenarnya. Sehingga, kamu tidak lagi memikirkan kesedihan akibat putus.

Memang reaksi kesedihan akibat putus akan berbeda beda, dan biasanya akan sulit utuk menerima logika. Namun coba bayangkan, kalau misalnya saat kamu sedih putus cinta, lalu di saat yang sama adik atau kakamu mengalami kecelakaan atau berita yang tidak meng-enak kan. Apakah kamu tetap akan bersedih? tidak saya pikir, karena kamu kesedihan yang lebih besar yang jelas jelas itu keluargamu, orang yang selalu bersama kamu. Dan saat itu kamu akan sadar bahwa masalah putus itu bukan permasalahan yang paling besar, jadi tidak perlu kamu khawatirkan dan pusingkan berlaru larut.

6. Ada Manfaat dibalik Kesedihan Putus

Dan paling akhir dari cerita putus ini, kamu akan menemukan manfaat terselubung setelahnya. Entah lah, mungkin bisa jadi kamu balikan lagi suatu saat nanti, atau bisa jadi kamu lebih mandiri, atau bisa jadi kamu punya kekasih baru yang lebih memahami kamu daripada si dia. Paling tidak, kamu pernah mengalami rasa diputusin dan itu akan menambah kedewasaan kamu. Kamu akan berpikir secara lebih baik bagaimana mencitai seseorang.

Kamu akan lebih bisa memahami kekasih kamu nantinya, dan kamu akan lebih tangguh dalam masalah cinta. Bahwa putus cinta adalah soal biasa yang memang akan selalu di hadapi, karna kalau memang tidak ingin putus cinta ya jangan bermain cinta. Kalau kamu berani mencintai, kamupun harus berani kehilangan dirinya. Dengan demikian, semoga kamu memiliki paradiga yang benar bagaimana cara mengatasi sedih diputus pacar

Menilai Karakter Dari Bola Mata

Wednesday, November 7, 2012

Menilai karakter dari bola mata. Ilmu menilai karakter dari bola mata ini saya dapetkan secara tidak senggaja dulu waktu aktif dalam bisnis. Dimana kita tau, ketika kita berbisnis kita akan sering untuk bertemu dan melakukan negosiasi dengan orang, apalagi kalau bisnisnya berkenaan dengan orang. Bisnis apa coba? MLM, ya itu dulu saya pernah menjalani itu dan saya pun mengambil beberapa manfaat di dalamnya termasuk dalam hal komunikasi dan karakter.

Kita lupakan bisnisnya dan kita fokus terhadap bagaimana menilai karakter dari bola mata. Sebenarnya ini ada tekhniknya, cuma saya lupa apa nama dan materinya, saya pun pernah di ajarkan dulu waktu ikut pelatihan CPR (communication and public relation). Namun saya akan menjelaskan dan memaparkan dengan cara saya apa yang saya tau.

Ada tiga karakter yang bisa di nilai dari bola mata, yaitu Auditori, Kinestetik dan Visual. Berbeda dengan artikel menilai karakter yang pernah saya bahas sebelumnya, dimana itu di nilai dari kepribadiannya dan melalu test. Menilai karakter dari bola mata ini sesuai judulnya, kita bisa mengetahui dengan melihat bola matanya. Sebenarnya pun bisa melalui test, namun cara paling sederhana menilainya adalah dengan matanya.

Menilai Karakter Dari Bola Mata

Cara Menilai Karakter Dari Bolamata

Untuk mengetahinya, kita bisa membuat orang yang ingin kita nilai karakternya supaya berfikir, lalu kita amati pergerakan bola matanya. Coba tanyakan sesuatu yang membuatnya berpikir, biasanya saya menanyakan
Kapan terakhir kamu sakit
Kalau dia bilang udah lama, tanpa memikirnya dahulu. Kita bisa tanya lebih detail, kapan kira kira, tahun berapa atau bulan berapa? setelah ia berpikir, kita melihat matanya apakah bergerak ke atas, di tenggah atau di bawah. Biasanya pergerakannya ke kanan dan kekiri.

Menilai Karakter Dari Bola Mata

1. Karakter Visual

Orang yang memiliki karakter visual, biasanya bola matanya ketika dia berfikir berada di atas. Bergerak ke kanan dan kekiri tapi ia memandang ke atas, orang jenis ini adalah orang visual. Karakter orang visual adalah ia yang suka dengan segala sesuatu yang terlihat bagus, mengkilat menawan atau apapun yang di pandang indah.

Keuntungan lain dari kita tau karakter seperti ini, kita bisa memberikan hadiah yang tepat. Misalnya, berikan ia berlian atau emas, yang berkilau. Kalau anda anak kost dan tidak punya uang, seperti saya ini, ya berikan sesuatu yang memang indah di pandang. Karena orang jenis ini memang lebih mementingkan sisi yang ia lihat.

2. Karakter auditori.

Orang yang memiliki karakter auditori, bola matanya biasanya berada di tengah tengah, jadi datar ketika ia berfikir. Orang jenis ini, ia lebih senang terhadap segala sesuatu yang menimbulkan suara. Ia senang di puji, di agungkan atau segala sesuatu yang dapat menyenagkan telinganya. Karakter jenis ini juga biasanya cepat belajar dari pendengarannya, ia kadang tidak memperhatikan apa yang di dengarnya tapi apa yang di ucapkan akan lebih tertanam.

Saya termasuk orang yang auditori, jadi ketika dosen menjelaskan maka yang saya lebih perhatikan adalah apa yang dia ungkapkan dan ucapkan daripada apa yang ia tulis. Dengan tau karakter seperti ini, ada pun bisa mengetahui cara mana yang lebih efektif anda belajar dan memahami. Untuk memotifasi orang jenis auditori, kita bisa mengajaknya dengan : 'ntar di sana enak loh, ada musik yang asik, suara burung yang merdu dan suara angin yang berdesis'. Ia akan lebih termotifasi dengan hal tersebut.

3. Karakter kinestetik

Karakter jenis ini adalah karakter yang lebih memandang suasana atau lingkungan. Suasanan yang romantis, suasana yang menyentuh dan lain sebagainya. Sisi perasaan dan lingkungan yang paling di perhatikan oleh orang karakter kinestetik. Kalau anda inggin mengajak karakter jenis kinestetik, berikan suasana yang redup, musik yang lirih tapi syahdu dan benar benar bisa di rasakan menari (saya sulit mendeskripsikannya, tapi mudah mudahan anda paham ya).

Selain dari bola mata, kita sebenarnya bisa menilai karakter seseorang itu dari kecenderugannya. Misalnya, mana yang sering anda pakai 'kelihatannya, kedengarannya, rasa rasanya'. Misalnya anda mengungkapkan demikian, 'kedengarannya menarik' berarti anda tipe orang yang auditori. Kalau anda bilang, 'kelihatanya bagus' berarti anda orang visual dan begitu seterusnya.

Satu lagi kalau anda ingin mengetesnya, misalnya ketika anda ingin memesan makanan di warung. Anda bilang, pak estehnya tiga ya (sambil menunjukan empat jari tanggan anda). Kalau nanti dia bawa empat, berarti dia melihat dari jari yang anda acungkan, dia tipe visual. Kalau dia membawa 3, berarti dia orang auditori, dia memperhatikan perintah dari apa yang dia denggar.

Itulah hal sederhana bagaimana menilai karakter, memang kadang sering tidak mudah untuk mempraktekannya dan menyesuaikan dengan lingkugan. Tapi paling tidak, kita tau kecenderugan orang tersebut dengan menilai karakternya dari bola mata.

Menghadapi Rasa Takut

Saturday, November 3, 2012

Menghadapi rasa takut. Rasa takut yang di alami manusia adalah sebuah kewajaran, karena itu adalah sebuah keseimbangan. Kadang kita berani, kadang kita pula takut, ada suka ada duka, ada kuat ada lemah dan semuanya pasti di rasakan setiap orang. Sekuat apapun manusia, pasti ia memiliki sisi takut, entah itu takut istri, takut makan sesuatu atau takut keadaan tertentu. Namun pertanyaan sederhana, bagaimana menghadapi rasa takut dan kemudian mengalahkan rasa takut tersebut?

Menghadapi Rasa Takut

Memang tidak mudah mengalahkan rasa takut, tapi coba saya ungkapkan beberapa hal yang bisa memaksa kita menghadapi rasa takut.

1. Terpaksa 

Dalam keadaan terpaksa, keadaan mendesak yang mau tidak mau untuk melakukannya pasti kita akan mengalahkan rasa takut itu. Misalnya dulu saya (waktu masih SD) pernah main ke rumah teman dan bingung waktu pulang. Mana duit untuk naik angkot tidak cukup lagi, ada dua pilihan dimana satu lewat depan dan jarak nya sangat jauh untuk kembali ke rumah. Atau lewat jalan tembusan dimana ada sebua pohon beringin besar dan di kenal angker dan sepi. Ehm, karena terpaksa, mau ga mau ya akhirnya lewat yang jalan tembus itu, di tahan tahan dah rasa takut itu untuk bisa sampai ke rumah. Dan alhamdulilah, nyampe.

Saya pun pernah takut (mungkin lebih tepatnya kurang suka) anggur, karena saya kurang suka buah yang lembek lembek. Tapi pas jaman kerja dulu dimana semua teman berkumpul selepas pulang kerja, dan saya termasuk anak baru di sana makanya ga enak kalau pulang lebih dulu. Tapi perut saya ud kelaparan bukan main, dan teman saya yang membeli makanan ia cuma membeli anggur, ya sudah, daripada kelaparan akhirnya saya makan dah. Dan ternyata enak juga, ga seburuk yang saya pikirkan.

2. Ada Hal yang Lebih Besar 

Hal yang lebih besar yang pelu dan harus kita hadapi terkadang bisa mengalahkan rasa takut kita. Contoh sederhana yang saya alami di kost, pernah saya pernah tinggal di tempat yang lebih bisa di bilang gudang daripada tempat tinggal. Jadi penuh barang yang berserakan dan terlihat seperti rumah yang tidak ter urus. Ya kadang ada perasaan takut juga si kebelakang, soalnya (kata orang) kalau tempat tempat tidak terus seperti itu banyak di tinggali mahluk gaib. Ehm, memang kadang tidak semua bisa di liatin, tapi ga lucu juga kalau pas ke WC dimana lampunya redup eh ternyata ada yang nonggol atau sekedar lewat. Mana masih tergolong baru lagi di sana.

Terus terang saya lebih baik menahan buang air daripada harus ke belakang. Tapi apa? ternyata tenggah malam lewat ternyata terbangun dan perut saya mules berat, jujur saya takut ke belakang, tapi karena mules saya ud ga tertahan jadi masa bodo dah, akhirnya saya beranikan diri saya ke belakang dan buang air besar. Emang, kalau sudah mules, apa aja bisa di terjang demi bisa membuang tabungan yang satu itu.

3. Malu 

Rasa malu memang bisa menghilangkan rasa takut. Misal, kita takut sesuatu namun saat di depan cewe kita maka kita berusaha menutupi rasa takut itu. Pengalaman saya ketika dulu SMU, pernah sedikit takut akan ketinggian. Tapi karena saya senior di sana dan harus memasang tali untuk panjat dinding, akhirnya mau ga mau naik juga dah ke dinding yang tingginya hampir 7 meter lebih. Malu dong, masa senior takut, kan gitu?

4. Di Tantang 

Sebuah tantangan, bisa membuat anda menaklukan rasa takut. Kabar baik ketika anda bisa menilai karakter diri anda sebagai orang koleris, watak ini memiliki kecenderungan suka untuk menaklukan tantangan. Kalau dia di tantang, justru dia akan merasa semakin memotifasi dan membuktikan kalau omongan atau ucapan temanya keliru. Soalnya, saya termasuk watak koleris itu.

5. Dilatih 

Sebenarnya rasa takut itu bisa hilang dengan di latih sedikit demi sedikit. Misalnya kita suka gelap, tapi karena kita di hadapi dengan gelap setiap hari, lama kelamaan akan kebal dan terbiasa dengan gelap itu tadi. Ya tinggal gimana cara kita menemukan dan melatih rasa takut kita agar bisa di kurangi.

Yap, itulah beberapa hal yang saya amati bisa menghilangkan dan memaksa kita untuk menghadapi rasa takut kita. Jadi kalau anda merasa takut, ada baiknya menunggu hal seperti di atas atau anda mencipkatan sendiri keadaan seperti itu agar anda bisa menghadapi rasa takut.

Adaptasi di Tempat Baru

Monday, October 29, 2012

Adaptasi di tempat baru. Bagaimana cara adaptasi di tempat baru, misalnya ketika baru pertama kerja? atau tempat lain seperti baru masuk universitas misalnya. Adaptasi mutlak perlu dilakukan bila kita memasuki dunia baru dan kalau kalau kita mau bertahan. Seperti konsep Charles Darwin, "yang lemah akan binasa yang kuat akan bertahan" Pertanyaan sederhana, bagaimana supaya kuat? ya kita beradaptasi agar kita bisa menyesuaikan diri dengan lingkuangan.

Bentuk adaptasi paling sederhana adalah dengan kita mengenalkan diri kepada lingkungan. Dengan mengenalkan diri terhadap lingkungan, lingkungan nantinya akan memperkenalkan kepada kita. Bagaimana bisa? Misalnya, kita baru di kampus, kita tidak tau dimana dan bagaimana mengurus pendaftaran ulang dikampus, apalagi kita orang baru dan bukan dari daerah tersebut ditambah kita tidak punya taman sama sekali. Yang perlu kita lakukan hanyalah bekenalan dengan salah seorang dari mahasiswa yang sama sama baru, darinya kita akan merasa senasib sepenangungan dan kita akan mencari tau bersama.

Sukur kalau yang kita ajak kenalan adalah orang asli dari daerah tersebut, dia akan mengenalkan kepada teman temannya dan tentunya kita akan dikenalkan pada lingkungan yang baru. Dari situ kita akan mengenal dimana tempat kost, dimana tempat makan dan tempat tempat lainya yang belum kita ketahui.

Lalu bagaimana adaptasi di tempat kerja? yang kita sendirilah yang menjadi orang baru di sana sedangkan tidak ada yang masuk bareng dengan kita. Dimana orang orangnya baru, lingkungannya baru dan pergaulannya baru yang kita sendiri belum pernah sama sekali mengetahuinya. Mungkin ini akan membuat stres sebagian orang, kenapa? karena teman saya sendiri pun ketika pertama kali kerja di 'kerjain' sama orang di sana.
Adaptasi di Tempat Baru

Pengalaman Adaptasi Di Tempat Kerja Baru

Teman saya itu baru, dia masuk setelah saya masuk kerja. Jadi, saya sedikit lebih senior. Dan setelah beberapa lama, dia ternyata mengaku kalau disuruh mencari seseorang dan ternyata orang yang pertama kali di tanya adalah orang yang dia cari, jadi dia sempat mencari mutar muter sebelum akhirnya tau kalau orang pertama tadi adalah orangyang ia cari.

Dan ketika aku menemuis si bapak tadi yang ngerjain temanku, dia ternyata bercerita.
'za, kamu kenal si asti?' tanya beliau kepada saya,
'kenal pak, kenapa emang?' jawab saya,
'kemarin habis aku kerjain dia' lanjut si bapak 'masa orang S1 sikapnya kaya gitu' beliau sambil cerita apa yang terjadi.
Yang jadi pertanyaan kenapa temanku yang di kerjain, sementara aku sendiri yang masih tergolong baru tidak di kerjain, jawabanya karena aku lebih cepat bisa beradaptasi.

Cara Adaptasi Di Tempat Baru

Sebenarnya kalau kita mau adaptasi di tempat baru tidaklah sulit, cukup mudah caranya yaitu dengan kita berkenalan dengan satu satu orang saja di perusahaan. Usahakan agar kita akrab, tapi jangan so akrab, semua butuh waktu dan proses tapi kita bisa mempercepatnya. Biasanya orang yang aku kenal pertama kali adalah officeboy, karena mereka lebih merakyat asal kita mau mengahargai bukanya merendahkan. Kalau kita kenalan langsung sama orang yang se-level atau bahakan senior kita, kita akan di cuekin karena memang itulah latihan mentalnya. Tapi itu tidak berpengaruh bagi aku karena aku gunakan teknik pengenalan ke level yang paling rendah dulu.

Seorang officeboy, dia akan tau seluruh informasi dari kantor tersebut bahkan gosip sekalipun. Ambil hati orang tersebut dan kita akan tau semua informasi, biasanya saya akan mencari officeboy yang berjualan. Atau seseorang yang berjualan makanan di sana, dengan kita membelinya, dia akan merasa di hargai, kemudian kita mulai tanya sedikit demi sedikit. Selain officeboy, biasanya saya kenalan juga sama satpamnya. Paling tidak saya akrab sama keduanya, fungsinya apa? untuk teknik menghapal nama.

Karena nama adalah hal yang paling indah di dengarakan bagi seseorang, ia akan merasa dihargai kalau namanya di sebutkan. Kadang begitu kita kenalan, namanya sering lupa. Nah, saya tanya ke officeboy tadi, 'mba, orang yang duduk di sini namanya siapa ya?' dia akan menjawab, supaya tidak lupa lagi, saya catat dah. Hehe, kita sudah mendapat satu impresi yang baik dengan menyebut namanya nanti. Selanjutnya terserah anda.

Jadi bagaimana beradaptasi di lingkungan baru adalah dengan mengenal satu orang saja, jalin hubungan yang baik, dan darinya kita akan mendapat semua informasi yang kita butuhkan. selamat adaptasi di lingkungan baru.

Prestasi Tinggi Walau Aktif Organisasi

Monday, October 8, 2012

Prestasi tinggi walau aktif organisasi. Siapa bilang orang yang aktif organisasi tidak bisa memiliki prestasi tinggi? walau juga tak jarang yang terlena dengan kegiatan organisasi dan akhirnya mengorbankan kegiatan belajar. Ketika anda sekolah atau kuliah, ada baiknya mengikuti organisasi yang ada di dalamnya. Karena dengan mengikuti organisasi berarti kita belajar membuka diri terhadap lingkungan sekitar, belajar memimpin sekaligus di pimpin. Dengan mengikuti organisasi, maka kemampuan komunikasi kita akan lebih baik, bicara kita akan lebih efektif dan lebih berani menghadapi bebagai jenis orang.

Prestasi Tinggi Walau Aktif Organisasi

Organisasi dapat di artikan sebagai suatu kumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama dan ingin meraihnya. Organisasi ada banyak jenisnya, tergantung di mana dan sebesar apa. Paling sederhana dari organisasi sekolah adalah OSIS, yang notabene menaungi kegiatan siswa siswi yang ada di dalamnya. Namun tidak semua orang mungkin punya kesempatan masuk ke OSIS atau memiliki minat ke OSIS, kegiatan extra kulikuler pun termasuk organisasi yang baik untuk di ikuti.

Kalau anda kuliah, kegiatan organisasi akan jauh lebih banyak lagi macam nya. Mulai dari BEM, UKM (unit kegiatan mahasiswa) atau sebagas kegiatan akademik lainya. Sayangnya, kegiatan organisasi yang memang memiliki banyak manfaat sering membuat kita lupa akan tugas utama kita untuk menuntut ilmu. Ketika masuk di organisasi tertentu, biasanya anggotanya di tuntut untuk memiliki tanggung jawab entah itu dalam bentuk kegiatan atau lainya. Seringnya harus mengorbankan waktu waktu sengang kita atau bahkan sampai mengunakan waktu efektif untuk kuliah atau belajar misalnya. Dari ketiatan yang banyak menyita waktu ini, biasanya si orang tersebut akan lupa akan nilai yang seharusnya dia dapatkan di sekolah atau kuliah, akhirnya prestasinya pun menurun.

Mending kalau dia sadar akan prestasinya, bakan sebagian orang sudah tidak perduli lagi dengan prestasinya dan akhirnya IP nya jatuh menjadi nasakom (nasib satu koma). Mungkin hal tersebut terjadi pada sebagian orang, namun tidak untuk orang yang lain. Karena dari pengamatan saya untuk teman teman kampus saya yang banyak berorganisasi, biasanya nilainya lebih baik daripada yang tidak mengikuti organisasi alias ngangur jegur (ngangur total). Entah mengapa, mereka prestasi tinggi walau aktif orgaisasi.

Ada yang mengalami atau punya teman seperti itu? ehm, saya rasa ada penjelasan logis terhadap pristiwa orang yang aktif beroganisasi tapi prestasinya masih tinggi.

Alasannya? karena mereka sadar waktu. Mereka lebih efektif menggunakan waktu.
Bandingkan dengan orang yang ngangur, dia biasanya sering menunda. Misalnya dapat tugas untuk minggu depan, dia bilang besok ah di kerjaiinya, masih banyak waktu. Hari besok datang, ntar ah besok lagi juga bisa. Sampai akhirnya tinggal besok di kumpulin, eh dia bilang nanti sore juga masih bisa di kerjain dan biasanya unjung ujungnya tidak di kerjain juga dan nyontek lah paling mudah. Beda dengan orang yang ikut organisasi, paling tidak karena dia sadar tidak punya waktu, makanya dia mengerjakan dulu atau mencari waktu untuk mengerjakannya di sela sela waktu yang ada. Atau kalaupun dia saking sibuknya tidak bisa mengerjakan tugas, toh dia masih bisa mengambil manfaat dari kegiatan organisasi yang dia ikuti di banding dengan orang yang ngangur jegur.

Jadi, sebenarnya organisasi tidak jadi alasan untuk meraih prestasi. Ketika ia terbatas waktu, ia akhirnya lebih efektif mengunkan waktu belajarnya ketimbang orang yang memiliki kebebasan waktu. Dan banyak lagi manfaat lain dari organisasi, paling tidak anda masih bisa meraih prestasi tinggi walau aktif organisasi.

Dilema Ketua Kelas

Sunday, September 23, 2012

Dilema ketua kelas. Jabatan atau posisi ketua kelas bisa saja menjadi dilema, satu sisi posisi ketua kelas adalah posisi yang bonafide dimana yang namanya ketua pasti di hormati dan disegani. Ketua kelas lah orang yang paling di kenal oleh guru ataupun dosen, ia yang bertangung jawab atas murid murid yang berada di kelas tersebut. Selain itu ketua kelas pula yang paling di nanti dan ditunggu oleh teman temannya ketika mengambil keputusan dan ia juga punya wewenang yang besar di kelas.

Dilema Ketua Kelas
Namun sisi lain, tanggung jawab yang di pikul sebagai ketua kelas sering kali membuatnya harus bekerja ekstra, mendelegasikan perintah dari guru ke teman teman yang lainya dalam kelas tersebut, kadang juga perlu mengakomodir semua kebutuhan teman teman. Yang kalau boleh di bilang secara kasar, tugas ketua kelas itu sebenarnya ‘jongos’ atau pembantu. Disadari atau tidak, itu yang kadang terjadi dan pernah saya alami. Ketika menjadi ketua kelas, kamu bisa saja di suruh untuk mengambil tugas di meja guru, mengambil sepidol atau alat tulis di ruang guru, mengambil alat peraga atau apapun itu.

Ketua kelas memang menjadi dilema, apalagi ketika kamu masuk kelingkungan baru di dalamnya. Misalnya, kamu pindah ke SMA bonafide di suatu kota dimana anda satu satunya orang yang berbakat dari SMPmu sehingga hanya kamu yang bisa memasuki SMA tersebut. Apa yang terjadi? Anak anak yang ada di SMA tersebut biasanya memang dari sekolah unggulah di kota tersebut, SMP 1, 2, 3 atau smp smp favorit yang akhirnya masuk kedalam satu kelas yang sama. Jadinya, kelas seperti reuni dari smp yang pernah mereka tempati dan kamu menjadi minoritas. Dan tiba tiba, kamu lah yang di tunjuk sebagai ketua kelas, ehm satu sisi adalah hal yang membanggakan dan menyenangkan. Eit, jangan senang dulu ternyata di balik jabatan tersebut kamu justru nantinya terkesan di suruh suruh oleh teman teman lainya yang notabene sudah saling kenal.

Ya itulah ketua kelas, satu sisi di hormati karena sebagai orang peting di kelas dan sisi lain ia pun menjadi pesuruh dari segala kebutuhan fasilitas kelas. Semuga tergantung kamu dalam mensikapi dilema ketua kelas, saya kira sisi baiknya kamu di pakasa untuk menjadi pemimpin yang baik. Dimana kita tau, ketika SMA rapat rapat ataupun oraganisasi sekolah selalu melibatkan ketua kelas, dari sana kamu bisa belajar memimpin dan beroganisasi. Disamping itu ketua kelas adalah posisi yang baling bagus untuk belajar memimpin, kenapa? karena itu merupakan kegiatan sosial. Kalau kamu baru belajar memimpin ketika di perusahaan, saya kira itu kepempimpinan yang tidak murni karena bisa saja bawahan menjalankan perintah kamu bukan karena mereka menghargai kamu sebagai pemimpin, tapi karena mereka takut kalau kamu memecat atau mengurangi gaji mereka, karena anda lah bosnya.

Ketika kamu menjadi ketua kelas dan berhasil memimpin mereka, mengkoordinir teman teman sendiri sehingga bisa menghasilkan suasana yang kondusif serta teratur, itulah proses belajar kepempimpinan yang baik. Karena tidak mudah memimpin teman sendiri, apa sebabnya? Satu karena mereka sepadan (seumuran) dengan kamu sehingga ego pun masih ada (karena dia tau kejelekanmu juga). Kedua karena mereka kerja sosial, ketika mereka tidak mau menjalankan perintah anda sebagai ketua, toh itu haknya dia dan kamu tidak bisa memberinya sanksi sebab semua dalam satu level yang sama.

Ketika anda punya kuasa dan jabatan sebagai seorang pemimpin, orang akan mengikutin ada. Kalau mereka tidak mau mengikuti, anda bisa saja memberikan sanksi kepada orang yang tidak mau mengikuti perintah anda. Coba kita lihat, SBY saja pidato dan kemudian di tinggal tidur ia marah, dan ia bisa memerintahkan orang untuk membangunkan orang yang tidur, dan orang pun patuh. Coba bayangkan kalau dia tidak punya kekuasaan, apakah orang akan mau mengikutinya? Mendengarkannya? Belum tentu. Dan disinilah kita benar benar tau apa itu pemimpin sejati atau penguasa.
Dalam posisi ketua kelaslah kamu bisa belajar kepempimpinan paling sederhana di lingkungan. 
Dan akhirnya semoga anda bisa memimpin dari jiwa anda bukan dari kekuasaan yang anda punya. Disinilah manfaatnya, walaupun ia menimbulkan dilema ketua kelas

Bagaimana Melupakan Seseorang

Tuesday, June 26, 2012

Bagaimana melupakan seseorang? melupakan orang yang kita cintai memang tidak mudah, mungkin bagi mereka yang di landa cinta kemudian tidak sesuai harapan, yang akan muncul adalah pertanyaan seperti di atas, bagaimana melupakan orang yang ia cintai? bagaimana supaya kita tidak lagi mengingatnya? dan lain sebagainya berharap tidak lagi ada banyangan dirinya. Memang masalah cinta itu masalah yang pelik, orang mau enaknya aja, begitu putus dan berakhir, orang langsung tidak terima dengan keadaanya dan berusaha untuk cepat cepat melupakannya.

Bagaimana Melupakan Seseorang, Tips melupakan seseorang, Melupakan orang yang kita cintai, melupakan dirinya

Melupakan orang yang kita cintai memang tidak mudah, karena ia pernah menjadi orang yang terdekat dengan kita sehingga kita akan selalu mengingatnya. Kita telah menjalin beberapa kenangan, kebersamaan dan juga kebahagiaan lalu kita di tempa kenyataan bahwa ia sudah bukan lagi milik kita. Ehm, sekarang cerita anak kost mulai berbicara sedikit mengenai cinta, bukannya saya lagi kasmaran, namun saya juga pernah merasakan bagaimana di tinggalkan, jadi wajar paling tidak saya membagi pengalaman agar kita tetap tabah. Bagaimana tips dari cerita anak kost untuk melupakan seseorang yang pernah kita cintai? mari kita simak ulasannya, mari kita simak Tips Melupakan Orang Yang Kita Cintai

1. Jangan berusaha melupakannya

Yup, itu dasar yang paling utama. kadang kita suka lupa dan seenaknya saja ingin melupakannya, padahal kita telah lama bersama dan menjalin cinta, lalu dengan sekejap ingin memori itu di hapus? ehm, sepertinya tidak semudah yang di bayangkan. Jangan berusaha untuk melupakannya, itu prinsipnya. Mengapa?
Karena ia yang pernah menyakitimu, ia pula yang pernah membuatmu bahagia.
Jadi semakin kamu berusaha melupakannya, semakin kamu akan tersiksa. Mungkin kamu bisa membakar semua surat suratnya, semua fotonya atau membakar semua pemberiannya (ups, kalau di kasih HP jagan di bakar ya, mending di kasih ke saya aja.. saya rela ko). Namun itu tidak akan menyelesaikan masalah, sebab kamu tidak akan bisa membakar kenangan yang pernah kamu ukir, ketika kamu mendatangi tempat tertentu, ketika kalian mendengarkan lagu bersama, ketika kalian bercanda daalam suasana tertentu, semua kenangan itu tidak bisa di bakar. Ia akan tetap melekat pada dirimu dan memang itulah kenayataanya, ia pernah jadi orang yang paling dekat di hatimu.

Lalu bagaimana melupakannya? biarlah waktu yang menuntunmu, jangan kau memaksa. Ketika kau mencintainya kamu pun butuh waktu dan ketika kau akan melupakanya, ia pun butuh waktu. Jadi biarkan saja berlalu. Dan sementara ia berlalu lakukan tips lainnya

2. Buat Kegiatan

Orang yang selalu mengingat seseorang yang di sayanginya karena ia sedang sendiri, karena kesendirian itulah ia datang. Jadi buatlah suatu kegiatan yang akan membuatmu larut di dalamnya sehingga tidak lagi memikirkannya. Mungkin dalam satu dua tiga hari tidak lah mudah, namun dengan berjalannya wakut kau akan dengan sendirinya akan bisa melupakannya. Kau akan larut dalam kegiatanmu, kewajiban dan tangung jawabmu, Sehingga menguras energi untuk bisa menyelesaikan kegiatan daripada hanya memikirkannya.

Sering orang galau, karena ia sendiri dan tidak ada sesuatu yang di kerjakan. Akhirnya ia membuka komputer dimana ada foto atau kenangan bersamanya, atau sekedar melihat status di FB dan akhirnya mengingatnya kembali, dan inilah salah satu sisi buruk facebook. Lupakan itu semua untuk sementara waktu, larutlah dalam kegiatan mu yang baru. Kalau memang memungkinkan untuk berpindah tempat, pindahlah sekedar mencari suasana baru dalam beberapa waktu.

3. Resiko Percintaan

Kadang orang berani bercinta tapi tidak berani menderita, buktinya ketika perpisahan tiba, sengsara melanda. Padahal kalau mau di telusur lebih jauh dan lebih logis, ketika kita belum bersamanya, kita masih sendiri. kita tidak punya orang yang di cintai, kita masih sendiri. kemudian ia hadir dengan membawa harapan baru, membawa kisah baru dan membuat hidupmu menjadi bermakna. Lalu ketika ia pergi kenapa harus kau tangisi, padahal dulu kau pun sendiri?
Makanya ada pepatah mengatakan, cintai seseorang sekedarnya saja, karena mungkin suatu saat ia menjadi orang yang paling kau benci. Dan bencilah seseorang sekedarnya saja, karena mungkin suatu saat ia akan menjadi orang yang paling kau sayangi.
Dan saya pernah mengalai yang kedua, ia paling membenciku wakut itu. Karena ini itu lah, tapi entah emgapa ia menjadi benar benar cinta, namun pada akhir cerita, ia telah berdua. Jadi ya biarkan saja, hidup harus berjalan apa adanya.

4. Terbuka dengan Orang Lain

Ada pepatah bilang, ketika satu pintu di tutup, pintu lain di buka kan. Namun kadang kita sering terfokus melihat pintu yang di tutup sehingga tidak melihat ada pintu lain yang dibukakan untuk kita. Lihat sekeliling mu, mungkin ada seseorang yang sedang malu malu mendekatimu berharap bisa kau beri kesempatan untuk mendekati hatimu. Beri ia sinyal, atau berilah ia peluang sedikit saja bahwa kau pun masih membuka hati.

5. Ia Tidak Lagi Memikirkanmu

Ini juga yang perlu di perhatikan, ketika kau berlarut dalam kesedihan, dalam kegundahan dan kerinduan karena masih memikirkanya. Apakah ia juga memikirkan mu? apakah ia juga melakukan hal yang sama terhadapmu, masih merindukanmu? ehm, aku rasa tidak. Dia sudah lebih bahagia sekarang, ia sudah lebih tegar dan mantap, buktinya, ia tidak menghubungimu lagi kan?

Bagaimana Melupakan Seseorang, Tips melupakan seseorang, Melupakan orang yang kita cintai, melupakan dirinya

Jadi, untuk apa kita bersih dalam memikirkanya sementara ia juga tidak memikirkan kita. Kita rugi perasaan dan juga waktu, so, lupakanlah ia. Dengan demikian kau akan punya cara bagaimana melupakan seseorang.

6. Doakan Ia

Ini yang sering di lupa, saking membencinya kita padanya. Kita sering menjelekannya, mengungkit keburukannya, padahal kita lupa akan poit pertama yang telah di bahas. Kenapa tidak kita mendoakannya, bukan kah dengan mendoakannya kita pun juga akan mendapatkan balasan setimpal. Ketika kita mendoakan kebaikan padanya, justru doa kita akan di balas  dan di doakan pula oleh malaikat, ehm, saya rasa doanya malaikat lebih mujarab daripada doa kita.

So cobalah untuk mendoakannya, memberikan kebaikannya. Toh kita juga tidak tau rahasia Ilahi, mungkin ia yang akhirnya pada suatu saat menjadi jodoh kita, klo kita mendoakan buruk, mau kita mendapatkan orang yang buruk dari doa kita sendiri?

7. Jodoh Rahasia Ilahi

Seperti di singgung sebelumnya, kita tidak tau siapa jodoh kita yang akan datang. Bisa jadi perpisahan ini hanya sementara, hanya menunggu waktu untuk di persatukan kembali. Ingat filem my sassy girl dimana kedua pemerannya sedari awal ingin di jodohkan namun akhrinya berkelana dan mencari cinta sendiri, lalu di pisahkan kembali. Namun mereka tetap tegar dan akhirnya pun kembali di pertemukan, kita tidak ada yang tau. Jadi, tetaplah berdoa untuknya.

Melupakan seseorang memang tidak mudah dan tidak semudah menuliskan teori dan semua tips tips ini, karena itu memang menyakitkan dan memilukan. Namun cobalah untuk terbuka dan tidak terlalu fokus terhadap perpisahan itu, masih ada hal yang lebih besar lainnya yang masih perlu kita pikirkan dan selesaikan. Ingat, kita pun tidak tau apakah perpisahan ini merupakan musibah atau berkah, kita akan tahu setelah melewatinya.

So jangan larut dalam kesedihan, cerialah. Semoga kamu bisa menemukan bagaimana melupakan seseorang

Menilai karakter

Tuesday, March 13, 2012

Menilai karakter, menilai karakter atau mengetahui karkater diri kita bagaimana caranya? untuk mengetahuinya kita harus paham karakter orang lain juga. Logikanya seperti ini, kita tahu rasanya manis darimana? mungkin kah kita tahu rasanya manis kalo semua rasa di dunia ini manis? tentu tidak akan tahu, karena semua sama. Kita mengetahui rasa manis ketika kita tau rasa asin, asam, asin bahkan pait. Dengan mengetahui semua rasa, kita bisa membedakan sehingga kita tau mana yang manis.
Menilai Karakter, sanguinis, melakolis, plegmatis, koleris

Begitu pula dengan karakter, kita bisa tau karakter kita kalau kita tau seperti apa karakter orang lain. lalu ada berapa jenis karakter? ada berbagai macam terori tentang karakter sebenarnya, ada yang membaginya berdasarkan golongan darah, tanda lahir, motoriknya (seperti visual auditori dan kinestektik) serta lain sebagainya. namun saya akan membaginya menjadi empat kelompok. yaitu: sanguinis, melankolis, plegmatis dan koleris.

Pertanyaan mendasar, apa itu karakter? karakter adalah sifat atau cirikhas yang melekat pada diri kita. memahami tentang karakter maka kita akan memahami kecenderungan seseorang dalam bertindak dan bersikap. makanya orang yang ingin tau tentang karakternya ia berarti ingin memahami seperti apa dan bagaimana dirinya dan itu bagus!. Mari kita akan menilai karakter seseorang dengan melihat caranya bersikap dan bertindak.

Pernah melihat seseorang yang periang, yang bisa membuat hidup meriah dan ramai, yang sering berbicara dan tertawa. dialah 'sanguinis' populer. orang yang berwatak sanguinis akan selalu riang dan menyukai keramaian. dia tidak bisa diam, ia selalu minta di perhatikan, bahkan ketika kau berbicara tak jarang tanganmu akan di tarik untuk menujukan perhatian hanya padanya. ia mudah berteman, ia amat menyenangkan dan dipikirannya hanya permainan, di lain pihak kau bisa saja tertekan karena ia akan memaksamu mendengarkan ceritanya, ia kadang suka menyela pembicaraan.  jangan memberi tugas yang berat kempadanya karena dia jarang mengingatnya dan jangan pernah berharap ia akan bertangung jawab.

Bagaimana dengan menilai karakter orang 'melankolis', cirinya dia selalu rapih. bila kau melihat seseorang yang dandannya rapih dan segalanya serba teratur, dialah melankolis. seorang melankolis biasanya cerdas dan memiliki bakat seni, dia juga seorang perfeksionis yang mengharapkan segala sesuatu sempurna, bila ada sedikit saja ganjalan, dia akan menunjukan kegelisahan. ia selalu ingin unggul dan ia pun lembut hatinya, terlalu serius bahkan terkadang kalau kau bisa saja membuatnya sakit hati karena ia mudah tertekan.

Menilai Karakter, sanguinis, melakolis, plegmatis, koleris

Pernah melihat seorang yang diktaktor, yang ingin selalu mengatur dan keras kepala, selamat anda bertemua 'koleris'. Menilai karakter seorang koleris memang dilahirkan dengan bakat pemimpin, ia suka mengatur dan menyuruh dan kau hanya perlu mengikutinya, ia selalu fokus kepada tujuan akhirnya, dan dia akan mengarahkanmu kepada jalan keluar. ia punya kemauan yang kuat dan apa yang ia mau, harus ia dapatkan. apabila ada hal yang mendesak, sang koleris akan segera bertindak. ia selalu punya jawaban atas semua yang dilakukannya, sayangnya kau akan seolah di perintah. kadang dia juga kaku, merasa dirinya paling benar dan bisa jadi dia menyalahkanmu.

Menili karakter seorang' plegmatis' ia adalah orang yang damai, ia akan selalu senang dan riang dimanapun dia berada. ia seolah tanpa motivasi menjalani hidup ini mengalir seperti air. itulah yang membuatnya selalu bahagia. ia orang yang netral, makanya banyak yang suka kalau bercerita kepadanya. di sisi lain, kau akan kesulitan untuk mengajak seorang plegmatis pergi, kenapa? karena ia terkesan malas dan ogah ogahan. kadang ia pun tidak punya pendirian harus kemana dan bagaimana.
Lalu bisakah karakter seseorang berubah? karakter itu seperti batu, menurut florece littauer, pengarang buku ini. setiap batu memiliki sifat khas, seorang pemahat ulung bisa merubah batu seperti apapun bentuknya, tapi batunya tidak bisa ia rubah. ya seperti itulah karakter, karakter kita akan selalu melekat, walaupun sikap kita bisa saja berubah karena pergaulan. seorang koleris bisa saja mejadi sangat menyenangkan dalam bergaul layaknya seorang sanguinis, namun ia tetap seorang koleris yang berjiwa tegas. kadang ketika kita bermain dan bertemu berbagai macam karakter, kita bisa saja dipengaruhi oleh lingkungan tetapi kau akan tetap memiliki karakter aslimu berapapun kadarnya.
Apa untungnya saya belajar kepribadian dan menilai karakter seperti ini? untungya kau akan lebih memahami orang lain, ketika orang lain berbeda sikap bukan berarti orang lain salah. hanya berbeda, itu saja! kita jadi lebih bisa memahami seseorang dan yang paling penting adalah kita bisa tau bagaimana mengerakkan orang lain. seorang sanguinis akan tergerak kalau di iming imingi sebuah pesta dan keramaian. namun jangan berharap metode yang sama dilakukan pada seorang koleris. untuk memotifasi koleris tidak bisa hanya menyuruhnya, tantang dia! "ah kamu pasti tidak bisa mengerjakan ini" dan kau lihat seorang koleris akan bergerak membuktikan bahwa kata katamu keliru, paling tidak kau berhasil membuatnya bergerak. lalu bagaimana dengan melankolis, ajak dia kedalam ketenangan dan yang sesuatu hal yang memaksanya untuk berpikir. kalau plegmatis, kau tidak akan bisa mengajaknya. seret dia, bawa dan paksa dia untuk ikut.

Tertarik dengan menilai karakter
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Blog Cerita Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger